RADARTUBAN- Anggota komite eksekutif PSSI Arya Sinulingga memberi penjelasan alasan perpindahan venue pertandingan Australia vs Indonesia.
Dirinya mengatakan, kapasitas Stadion Utama Gerlora Bung Karno atau GBK lebih besar daripada Stadion Gelora Bung Tomo atau GBT.
PSSI telah menginformasikan venue terbaru pertandingan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kepada timnas Australia (Subway Socceroos).
Putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia fase grup akan dimulai pada Kamis (5/9). Indonesia akan bertemu dengan tim-tim besar seperti Jepang, Australia, Saudi Arabia, Bahrain dan China di grup C.
Indonesia akan menjamu Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta (SUGBK) pada Selasa (10/9).
Pertandingan Indonesia vs Australia Kualifikasi Piala Dunia putaran ketiga fase grup akan dimulai pukul 19.00 WIB.
Semula Indonesia berencana akan menjamu Australia di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya (SGBT). Akhirnya venue pertandingan dipindah mengingat kapasitas SGBT hanya dapat menampung 45 ribu penonton.
Berbeda dengan GBT, GBK memiliki kapasitas 77.193 penonton sehingga dapat memberikan ruang yang lebih besar untuk suporter Indonesia. Pertandingan tersebut merupakan laga kedua Indonesia setelah melakukan pertandingan away melawan Saudi Arabia.
Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia atau PSSI telah mendapat izin pihak GBK. Sehingga pertandingan akan dilaksanakan di sana pada Selasa (10/9). PSSI ingin memberikan kapasitas ruang penonton yang luas pada penonton sehingga lebih memilih SUGBK.
“PSSI ingin memberikan ruang-ruang besar kepada supporter agar banyak secara kapasitas, banyak penonton di SUGBK” ujar Arya Sinulingga dikutip dari unggahan TikTok @redgarudaid.
Arya menjadikan jumlah kapasitas penonton SUGBK sebagai alasan perpindahan venue.
Arya berharap dengan kapasitas SUGBK yang besar dapat dimanfaatkan masyarakat Indonesia untuk datang dan memberikan dukungan pada Timnas Indonesia. Terkait perpindahan venue, Timnas Australia telah menerima Informasi tersebut.
Timnas Australia menuliskan Informasi perpindahan tempat penyelenggaraan pertandingan Indonesia vs Australia pada akun X nya. Setelah menghadapi Australia, Timnas Indonesia harus berjuang melawan tiga tim kuat lainnya di fase grup yaitu Jepang, Bahrain dan China. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama