Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kekalahan Pertama Hansi Flick, Pedri Merasa Barcelona Telah Dicurangi

Mochammad Abdu Robbis Shomad • Minggu, 29 September 2024 | 17:00 WIB
Barcelona yang akhirnya merasakan kekalahan pertamanya di musim ini.
Barcelona yang akhirnya merasakan kekalahan pertamanya di musim ini.

RADARTUBAN - Hansi Flick akhirnya merasakan kekalahan pertama di Liga Spanyol 2024-2025 usai Barcelona dibuat babak belur oleh Osasuna.

Barcelona melakoni jornada 8 Liga Spanyol 2024-2025 dengan melawan Osasuna di Estadio El Sadar pada Sabtu (28/9) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Dalam pertandingan kali ini, Hansi Flick tampak mengistirahatkan beberapa pemain utamanya, seperti Lamine Yamal dan Raphinha.

Sebagai gantinya, Flick menurunkan Pau Victor dan Ferran Torres di sisi sayap lini serang Blaugrana.

Hasilnya, Barcelona cukup kesulitan membongkar pertahanan Osasuna sepanjang laga berlangsung.

Padahal, Barcelona unggul dalam penguasaan bola atas tuan rumah mencapai 75 persen.

Namun, Pedri cs hanya mampu mencatatkan 11 tembakan dengan 6 di antaranya mengarah tepat ke gawang Osasuna.

Disisi lawan, Tim asuhan Vicente Moreno itu bahkan mampu melepaskan 5 shots on target dari 12 kali percobaan ke gawang tim tamu.

Hasilnya, Barcelona pun mau tidak mau harus hancur lebur di kandang Osasuna.

Bertindak sebagai tim tamu, Barcelona sebenarnya berani tampil menyerang dengan mendominasi penguasaan bola sejak menit pertama.

Akan tetapi, rapatnya barisan pertahanan Osasuna membuat Barcelona kesulitan untuk mencetak peluang.

Malahan, Osasuna, yang memanfaatkan strategi serangan balik cepat, berhasil membahayakan gawang Blaugrana.

Hasilnya, Los Rojillos berhasil unggul lebih dulu atas Barcelona saat pertandingan sudah berjalan 18 menit.

Ante Budimir berhasil menjadi antagonis utama bagi Barcelona dalam gol pertama Osasuna di laga kali ini.

Budimir sukses melepaskan tandukan akurat usai menerima umpan silang dari Bryan Zaragoza.

Saat Barcelona masih belum mampu menciptakan peluang, Osasuna malah sudah berhasil mencetak gol kedua.

Pablo Ibanez berhasil memanfaatkan kesalahan Pau Victor di lini tengah dan mengambil alih bola.

Ibanez kemudian menginisiasi fast break dengan melepaskan umpan terobos kepada Bryan Zaragoza yang sudah berlari ke lini pertahanan Blaugrana.

Zaragoza berhasil mendapatkan bola dan sukses mengecoh kiper Barcelona, Inaki Pena, dalam duel satu lawan satu.

Eks winger Bayern Muenchen itu kemudian melepaskan sontekan kaki kanan dengan mudah untuk menyarangkan bola ke gawang tim tamu.

Di babak kedua, Barcelona langsung tancap gas untuk mengejar ketertinggalan mereka dari Osasuna.

Hasilnya pun langsung terlihat pada menit ke-53 setelah Pau Victor berhasil memecah kebuntuan usai memanfaatkan blunder fatal dari kiper Osasuna, Sergio Herrera.

Berniat memberikan umpan kepada rekan setimnya, Herrera malah seolah menyerahkan bola secara cuma-cuma kepada Gerard Martin.

Martin kemudian mengumpan bola kepada Pau Victor yang berdiri bebas di luar kotak penalti.

Victor melihat posisi Herrera sudah cukup jauh dari gawang dan langsung melepaskan tendangan kaki kanan.

Herrera sebenarnya berhasil menjangkau bola, tetapi antisipasi yang ia lakukan kurang maksimal dan membuat lesakan Victor masuk begitu saja ke gawangnya.

Papan skor pun kini berubah menjadi 2-1 dan Barcelona mulai mengejar tuan rumah.

Sadar tengah berusaha untuk mengejar ketertinggalan, Hansi Flick memutuskan untuk memasukkan dua penyerang andalannya, Raphinha dan Lamine Yamal, pada menit ke-59.

Yamal menggantikan Pau Victor, yang baru saja mencetak gol, sementara Raphinha masuk untuk mengisi peran Pablo Torre.

Masuknya Yamal dan Raphinha memang membuat lini serang Barcelona semakin kreatif dengan berbagai skema.

Namun, gawang Barcelona justru harus kebobolan sekali lagi lewat tendangan penalti Ante Budimir pada menit ke-72.

Osasuna mendapat hadiah penalti setelah Sergi Dominguez melakukan pelanggaran terhadap Budimir di dalam kotak terlarang.

Budimir pun berhasil menjalankan tugasnya sebagai eksekutor dengan baik lewat tendangan yang mengarah ke pojok kiri bawah gawang Inaki Pena.

Bukannya mencetak gol untuk memperkecil jarak, Barcelona malah semakin menderita setelah anak-anak asuh Vicente Moreno berhasil mencetak gol keempat.

Kali ini, Abel Bretones yang berhasil membuat jala gawang Inaki Pena bergetar untuk keempat kalinya.

Bretones memanfaatkan kesalahan Lamine Yamal dalam mengontrol bola tepat di depan kotak penalti Barcelona.

Pemain yang baru masuk pada menit ke-77 menggantikan Bryan Zaragoza itu pun langsung melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti.

Bola melesat dengan kencang ke sisi kiri gawang El Barca dan tidak mampu diatasi dengan baik oleh Inaki Pena. Seolah ingin membayar kesalahannya, Lamine Yamal kemudian mencetak gol untuk mengejar ketertinggalan.

Yamal melepaskan tendangan dengan kaki kirinya dari luar kotak penalti dan berhasil membuat Sergio Herrera memungut bola dari gawang. Rupanya, gol tersebut rupanya tidak mampu menghindarkan Barcelona dari kekalahan.

Saat peluit panjang berbunyi, skor 4-2 untuk kemenangan Osasuna atas Barcelona tidak berubah sama sekali.

Dengan hasil ini, Barcelona akhirnya merasakan kekalahan pertama di Liga Spanyol 2024-2025 setelah memenangkan tujuh laga awal mereka.

Dalam wawancara usai laga pedri merasa kecewa dengan keputusan wasit pertandingan, dikutip dari akun @barcauniversal, 29 sep 24.

"Ada pelanggaran jelas terhadap pau Victor dan ada pinalti yang sangat jelas kepada lamine yamal. Wasit tidak adil pada kami,'' kata Pedri yang merasa ada kecurangan. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#lamine yamal #Liga Spanyol #osasuna #Hansi Flick #Barcelona