Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tiga Pemain Sepak Bola Kembali Dinaturalisasi Jadi WNI, Supratman: Ini Strategi untuk Prestasi Nasional

Nadia Nafifin • Minggu, 9 Februari 2025 | 17:01 WIB
Proses naturalisasi tiga atlet untuk jadi warga negara Indonesia (WNI).
Proses naturalisasi tiga atlet untuk jadi warga negara Indonesia (WNI).

RADARTUBAN - Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, secara resmi melantik tiga atlet sepak bola yang menjalani proses naturalisasi dengan mengucapkan sumpah dan janji setia sebagai warga negara.

Ketiga atlet tersebut adalah Ole Lennard ter Haar Romenij, Dion Wilhelmus Eddy Markx, dan Tim Henri Victor Geypens. Upacara ini diselenggarakan di London pada Sabtu (8/2).

Supratman menegaskan bahwa naturalisasi tidak hanya sekadar perubahan kewarganegaraan, tetapi juga bagian dari strategi besar untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional.

"Momentum ini bukan hanya tentang perubahan status kewarganegaraan, tetapi juga harapan besar dalam membangun kemajuan Indonesia," ujar Supratman.

Supratman menjelaskan bahwa naturalisasi atlet diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.

Dalam hal ini, peralihan kewarganegaraan dilakukan melalui mekanisme kepentingan negara atau bagi individu yang telah memberikan kontribusi bagi Indonesia.

Proses naturalisasi melibatkan sejumlah lembaga, seperti Kementerian Hukum dan HAM, Tim Pemeriksa dan Peneliti Pemberian Kewarganegaraan (TP3K), Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Badan Intelijen Negara, serta organisasi olahraga terkait.

Selain itu, para atlet juga harus menjalani berbagai tahapan, termasuk mendapatkan pertimbangan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).

Supratman berharap kehadiran pemain berkualitas dalam skuat Tim Nasional Indonesia dapat meningkatkan peluang tim Garuda untuk bersaing di ajang internasional bergengsi, seperti FIFA World Cup 2026, Asian Qualifiers Round 3, AFC Asian Cup Saudi Arabia 2027, serta mencapai target masuk 100 besar dunia dan 10 besar Asia dalam peringkat FIFA Matchday.

"Hal ini adalah cita-cita besar seluruh bangsa Indonesia, termasuk Presiden Prabowo," tambahnya.

Selain itu, Supratman menekankan bahwa partisipasi atlet diaspora keturunan Indonesia mencerminkan komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan yang setara bagi mereka untuk membela Merah Putih.

“Pemerintah juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan sektor swasta, dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif,” pungkasnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Sepak Bola #Supratman #Tim Henri Victor Geypens #Ole Lennard ter Haar Romenij #naturalisasi #Dion Wilhelmus Eddy Markx #London