RADARTUBAN – Deltras FC kembali meraih lisensi klub dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Kabar ini diumumkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) melalui Komite Lisensi Klub dalam konferensi pers di Kantor LIB, Jakarta, Rabu (7/5).
Deltras menjadi satu-satunya klub Liga 2 musim 2025/2026 yang lolos Club Licensing Cycle untuk musim 2024/2025.
Ini menjadi kali kedua secara berturut-turut tim berjuluk The Lobster itu mendapatkan lisensi AFC, sekaligus menandai konsistensi dan peningkatan signifikan dalam pengelolaan klub.
CEO Deltras FC Amir Burhannudin menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.
Menurutnya, lisensi ini adalah hasil dari kesungguhan dan kerja keras manajemen dalam membangun klub secara profesional.
"Kami mengelola klub dengan standar tinggi, mulai dari akademi, infrastruktur, SDM yang kompeten, hingga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel," ujar Amir.
Proses perolehan lisensi tahun ini berlangsung selama hampir lima bulan dengan pendampingan intensif.
Terdapat lima aspek utama yang dinilai, yakni: kriteria olahraga (sporting), infrastruktur, personalia dan administrasi, hukum, serta keuangan.
Dari 26 klub Liga 2 yang dinilai, hanya empat klub yang berhasil mendapatkan lisensi klub, yaitu PSIM Yogyakarta, Bhayangkara Presisi FC, Persijap Jepara, dan Deltras FC.
Amir menegaskan, lisensi ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi tolak ukur profesionalisme dan kesiapan klub menghadapi tantangan yang lebih besar ke depan.
“Capaian ini menjadi langkah nyata menuju tata kelola sepak bola yang lebih profesional dan terstruktur,” pungkasnya. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama