RADARTUBAN – Juventus bukan sekadar klub. Bagi para Juventini, Juve adalah identitas.
Dari era hitam-putih klasik hingga dominasi modern di Serie A, Juventus tak pernah kekurangan bintang.
Tapi di antara deretan pemain top itu, ada 10 sosok legendaris yang benar-benar tak tergantikan.
Mereka bukan hanya pahlawan di lapangan, tapi juga simbol kesetiaan, mental juara, dan DNA kemenangan khas Juventus.
Inilah 10 pemain paling legendaris Juventus sepanjang masa, lengkap dengan periode bermain mereka yang akan selalu dikenang oleh fans di seluruh dunia.
1. Alessandro Del Piero (1993–2012)
Julukan "Il Pinturicchio" bukan sekadar nama manis. Del Piero adalah ikon Juventus sejati.
Bermain 19 musim dan mencetak 290 gol, kapten satu ini menolak hengkang bahkan saat Juve terdegradasi ke Serie B.
Kesetiaan dan kelasnya membuat Del Piero diabadikan sebagai legenda abadi Turin.
2. Gianluigi Buffon (2001–2018, 2019–2021)
Kiper terbaik sepanjang masa? Banyak yang akan menyebut Buffon.
Didatangkan dari Parma dengan rekor dunia saat itu, Buffon menjadi tembok kokoh Juventus.
Ia tetap bertahan saat krisis Calciopoli, membuktikan bahwa loyalitasnya lebih besar dari sekadar trofi.
3. Gaetano Scirea (1974–1988)
Bek elegan yang tak pernah menerima kartu merah seumur hidupnya.
Scirea adalah maestro lini belakang sebelum era Chiellini–Bonucci. Dia memenangi semua gelar bergengsi dan dikenal karena sportivitas tinggi serta gaya main yang bersih tapi mematikan.
4. Pavel Nedved (2001–2009)
Legenda hidup yang rela menolak Real Madrid demi Juventus!
Memenangi Ballon d’Or 2003, Nedved adalah simbol kerja keras, determinasi, dan loyalitas.
Dia bertahan di Juventus bahkan saat klub terdegradasi, membuktikan bahwa Juventus bukan sekadar tempat kerja—melainkan rumah.
5. Roberto Baggio (1990–1995)
Baggio adalah keajaiban dengan rambut ekor kuda.
Selama lima tahun di Turin, dia menyihir lapangan dengan teknik, kreativitas, dan gol-gol magis. Ballon d’Or 1993 jadi bukti kehebatannya di lapangan.
6. Zinedine Zidane (1996–2001)
Datang sebagai bakat, pergi sebagai legenda.
Zidane menciptakan harmoni di lini tengah Juventus, dan membantu membawa klub ke final Liga Champions dua kali.
Meski kariernya meledak di Madrid, Juventus adalah tempat di mana dunia pertama kali mengenal Zizou.
7. Giorgio Chiellini (2005–2022)
Bek gladiator yang tak kenal rasa sakit.
Chiellini adalah simbol keperkasaan lini belakang Juventus selama 17 tahun.
Tekel keras, kepemimpinan, dan loyalitas tinggi menjadikannya salah satu bek terbaik dunia.
8. Claudio Marchisio (2006–2018)
Dikenal sebagai "Il Principino", Marchisio adalah anak kandung Juventus.
Lulusan akademi ini tumbuh bersama klub, dan selalu menunjukkan loyalitas serta performa konsisten. Gelandang yang elegan, disiplin, dan penuh determinasi.
9. David Trezeguet (2000–2010)
Tajam, mematikan, klinis.
Trezeguet adalah predator di kotak penalti. Duetnya dengan Del Piero adalah salah satu yang paling ikonik di Serie A.
Ia mencetak 171 gol dan menjadi salah satu striker asing tersubur Juve sepanjang masa.
10. Andrea Pirlo (2011–2015)
Diboyong gratis dari Milan, lalu jadi jenderal lini tengah Juventus.
Dengan passing yang presisi dan visi luar biasa, Pirlo membantu Juve bangkit dari masa sulit dan kembali ke jalur juara. Ia juga jadi otak di balik dominasi Serie A era Antonio Conte. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni