RADARTUBAN – Bukan sekadar kasta kedua, Liga 2 Indonesia musim 2025/2026 siap menyuguhkan drama, strategi, dan rivalitas tajam lewat deretan pelatih top yang bertabur pengalaman, legenda, dan kejutan besar.
Salah satu manuver paling menyita perhatian datang dari PSIS Semarang yang resmi menunjuk Kahudi Wahyu Widodo, mantan pelatih Persibo Bojonegoro, sebagai arsitek baru.
Rekrutan pelatih untuk Liga 2 tahun ini menghadirkan kombinasi pelatih berlisensi, eks pemain Timnas Indonesia, hingga legenda hidup klub masing-masing.
Berikut daftar lengkapnya disertai rekam jejak dan gaya kepelatihan mereka!
1. Stefano Cugurra – Barito Putera
Pelatih asal Brasil yang kini sudah berkewarganegaraan Indonesia itu pernah membawa Bali United juara Liga 1 dua kali (2019, 2021).
Ahli dalam gaya bermain menyerang 4-3-3.
Kini membesut Barito Putera, klub yang ambisius kembali ke Liga 1.
2. Widodo C. Putro – Deltras Sidoarjo
Legenda Timnas Indonesia era 90-an, eks pelatih Bali United & Persita. Terakhir, membawa Persijap Jepara promosi ke Liga 1.
Dikenal punya filosofi kombinasi sayap cepat dan build-up pendek.
Misi mengembalikan Deltras ke masa kejayaan.
3. Nil Maizar – Sumsel United
Eks pelatih Timnas Indonesia dan PS Tira.
Pakar motivasi pemain muda, cocok dengan skuad Sumsel United yang banyak diisi pemain lokal.
4. Aji Santoso – Persela Lamongan
Salah satu pelatih senior terbaik Indonesia, eks pelatih Persebaya & Arema.
Jago mengorbitkan talenta muda.
Misi berat: membawa Persela kembali ke Liga 1.
5. Ricardo Salampessy – Persipura Jayapura
Mantan bek tangguh Timnas dan ikon Persipura.
Baru meniti karier kepelatihan, namun punya chemistry kuat dengan pemain muda Papua.
6. Mohammad Nasuha – Persiba Balikpapan
Eks bek Timnas dan juara Piala AFF 2010.
Karier melatih dimulai di level usia muda, kini naik kasta.
Fokus pada pertahanan kuat dan transisi cepat.
7. Achmad Zulkifli – Sriwijaya FC
Pelatih muda potensial yang sebelumnya sukses membawa PSPS bertahan.
Punya pendekatan fleksibel dan pragmatis.
8. Ilham Romadhona – PSPS Riau
Dikenal sebagai pelatih berani memainkan pemain muda.
Eks asisten pelatih di Liga 1, kini dapat kepercayaan penuh di PSPS.
9. Akhyar Ilyas – Persiraja Banda Aceh
Pelatih muda yang mulai naik daun.
Fokus membangun ulang struktur tim pasca degradasi.
10. Ade Suhendra – Adhyaksa Farmel FC
Punya pengalaman kuat di pengembangan pemain dan sepak bola akar rumput.
Tantangan besar: membawa Adhyaksa tembus Liga 1.
11. Widyantoro – Bekasi City
Mantan pelatih PSS Sleman & Persis Solo.
Ahli dalam membangun chemistry tim dan dikenal sangat komunikatif dengan pemain.
12. Stefan Keeltjes – Kendal Tornado
Pelatih keturunan Belanda-Indonesia.
Fokus pada taktik Eropa modern dan pressing tinggi.
13. Alfiat – Persiku Kudus
Pernah menjadi asisten di Arema FC dan Persebaya.
Bergaya pelatih yang tenang namun detail dalam taktik.
14. I Putu Gede – Persekat Tegal
Mantan gelandang Timnas Indonesia, berpengalaman di banyak klub Liga 2.
Ciri khas: fisikalitas dan motivasi tinggi di ruang ganti.
15. Kahudi W. Widodo – PSIS Semarang
Mantan pelatih Persibo Bojonegoro dan pelatih lokal yang berprestasi di level bawah.
Rekrutan baru PSIS pasca restrukturisasi skuad.
Sementara itu, masih ada lima klub Liga 2 yang hingga kini belum secara resmi mengumumkan arsitek tim untuk mengarungi kompetisi musim 2025/2026.
Kelima klub itu yakni Garudayaksa FC, Persikad Depok, Persipal Palu, PSMS Medan, PSS Sleman.
Sejumlah nama besar seperti Seto Nurdiyantoro, Jacksen F. Tiago, hingga Rahmad Darmawan disebut dalam radar klub-klub tersebut.
Dengan deretan pelatih berpengalaman dan eks legenda Timnas di Liga 2, musim 2025/2026 bakal jauh lebih menarik:
- Adu taktik antara pelatih tua vs muda
- Drama comeback klub tradisional
- Gebrakan pelatih debutan seperti Nasuha dan Ricardo Salampessy
- Persaingan perebutan tiket promosi yang lebih panas. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni