RADARTUBAN - Dunia sepak bola kembali terpana. Turnamen FIFA Club World Cup 2025 telah selesai dengan Chelsea tampil sebagai kampiun setelah menghajar PSG 3-0.
Dan, situs statistik ternama WhoScored resmi merilis daftar Team of the Tournament.
Bukan sekadar selebrasi prestasi, tapi gambaran utuh soal siapa saja yang tampil paling menggigit, paling konsisten, dan paling menentukan sepanjang kompetisi.
Dari penjaga gawang asal Juventus, Michele Di Gregorio, hingga sang maestro Lionel Messi yang kembali menari di panggung dunia bersama Inter Miami.
Inilah daftar bintang paling bersinar di ajang antarklub paling prestisius sejagat.
XI TERBAIK FIFA CLUB WORLD CUP 2025 (Rating WhoScored)
Kiper
Michele Di Gregorio (Juventus) – Rating: 7.56
Lini Belakang
Achraf Hakimi (PSG) – 7.27
Adryelson Barboza (Botafogo) – 7.69
Nicolas Otamendi (Benfica) – 7.58
Marc Cucurella (Chelsea) – 7.17
Lini Tengah
Michael Olise (Bayern Munich) – 7.71
Cole Palmer (Chelsea) – 7.78 (TERTINGGI)
Nelson Deossa (Monterrey) – 7.44
Pedro Neto (Chelsea) – 7.72
Lini Depan
Desire Doue (PSG) – 7.36
Lionel Messi (Inter Miami) – 7.54
Palmer Paling Bersinar, Chelsea Paling Berseri
Tak ada yang bisa menyangkal—Cole Palmer benar-benar jadi pemain terbaik turnamen.
Dengan rating 7.78, gelandang serang muda Chelsea ini tampil luar biasa di semua laga, jadi otak serangan The Blues dan mencetak gol-gol krusial.
Bersama Pedro Neto dan Marc Cucurella, Chelsea jadi tim dengan wakil terbanyak di XI terbaik. Dominasi ini jadi bukti bahwa proyek regenerasi Chelsea makin solid di level dunia.
“Palmer bukan cuma masa depan Inggris, dia adalah masa kini sepak bola dunia,” tulis salah satu analis WhoScored.
Messi Masih Menari, Meski Rambut Memutih
Usia boleh senja, tapi Lionel Messi masih belum kehilangan sihirnya.
Bersama Inter Miami, ia tak hanya membawa klub Amerika tampil mengejutkan, tapi juga mencatat rating 7.54—lebih tinggi dari banyak striker muda.
Dribble, visi, dan ketenangan tetap jadi senjata utama sang GOAT.
Menariknya, beberapa klub non-Eropa juga menempatkan wakilnya: Botafogo (Brasil), Monterrey (Meksiko), dan Inter Miami (Amerika Serikat).
Ini sinyal bahwa gap kualitas mulai mengecil, dan kompetisi antarklub dunia akan makin tidak bisa ditebak di edisi mendatang. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni