RADARTUBAN - Manajer Bayer Leverkusen, Erik ten Hag puji Antony namun menegaskan tidak berniat untuk memboyong mantan anak asuhnya itu pada bursa transfer musim panas ini.
Antony sebelumnya bersinar saat bermain di Ajax di bawah asuhan Ten Hag.
Performa tersebut membuat Manchester United mengeluarkan £86 juta (sekitar Rp1,9 triliun) untuk merekrutnya pada musim panas 2022.
Namun, karier keduanya di Old Trafford tidak berjalan mulus.
Dua tahun kemudian, Ten Hag dipecat dari jabatannya, sementara Antony Manchester United kehilangan tempat di tim utama.
Winger asal Brasil itu akhirnya dipinjamkan ke Real Betis pada paruh kedua musim lalu dan berhasil tampil impresif dengan sembilan gol serta lima assist dalam 26 pertandingan.
Rumor Reuni Ten Hag dan Antony Terjawab
Dengan United berniat menjual Antony secara permanen, Ten Hag dan Bayer Leverkusen sempat disebut-sebut sebagai kandidat pembeli.
Namun, rumor ini langsung ditepis sang pelatih.
“[Antony] punya banyak kualitas,” kata Ten Hag dalam konferensi pers di Brasil jelang laga pramusim kontra Flamengo. “Saya merekrutnya dua kali. Dia seperti anak bagi saya dan tetap begitu. Kami tidak tertarik padanya saat ini, tapi kita lihat nanti di masa depan.”
Antony Ingin Bertahan di Betis, Harga Jadi Kendala
Antony diketahui ingin kembali ke Betis setelah sukses pada masa peminjaman. Klub La Liga itu juga ingin mempermanenkan sang winger, tetapi harga yang diminta Manchester United, diperkirakan £35 juta (sekitar Rp714 miliar), menjadi penghalang utama.
Sementara itu, upaya United melepas pemain lain juga belum maksimal.
Marcus Rashford disebut mengincar Barcelona, sedangkan Alejandro Garnacho belum mendapatkan peminat serius.
Pemain yang paling dekat dengan pintu keluar adalah Jadon Sancho yang sedang dalam pembicaraan dengan Juventus, meski tawaran awal masih di bawah harga yang diminta Setan Merah. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama