Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Irak Protes Jadwal Laga Lawan Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Drama Jelang Duel Panas

Tulus Widodo • Minggu, 27 Juli 2025 | 19:37 WIB
Para pemain Timnas Indonesia.
Para pemain Timnas Indonesia.

RADARTUBAN – Ketegangan meningkat jelang laga panas antara Timnas Indonesia melawan Irak pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Bukannya fokus pada persiapan teknis, laga krusial ini justru diwarnai konflik diplomatik antar federasi, menyusul protes resmi yang dilayangkan oleh Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) kepada AFC terkait perubahan jadwal kickoff pertandingan.

Awalnya, pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion King Abdullah pada Sabtu, 11 Oktober 2025 pukul 18.00 waktu setempat.

Tapi, kemudian mengalami perubahan waktu menjadi pukul 22.30 atas permintaan pihak Indonesia.

Alasan utamanya adalah agar skuad Garuda memiliki waktu pemulihan lebih panjang usai meladeni Arab Saudi di laga sebelumnya.

Namun, keputusan ini langsung memicu keberatan keras dari kubu Irak, yang menilai perubahan jadwal itu akan merugikan ritme istirahat mereka sebelum kembali bertanding melawan Arab Saudi.

Presiden IFA, Adnan Dirjal, menegaskan bahwa perubahan tersebut tidak hanya tidak disepakati Irak, tapi juga melanggar prinsip kesetaraan kompetisi.

Dalam pernyataan yang dikutip dari Winwin, Jumat (25/7), Dirjal menyampaikan keberatannya secara terbuka.

“AFC telah menetapkan pukul 18.00 sebagai waktu pertandingan. Namun Indonesia meminta laga digelar pukul 22.30. Kami menolak karena waktu ini akan berdampak negatif pada pemulihan tim Irak,” tegasnya.

Dirjal menilai jadwal yang terlalu malam berpotensi mengganggu pola istirahat pemain, yang penting untuk laga selanjutnya di grup berat ini.

Guna meredam polemik dan menjaga sportivitas, IFA mengusulkan jadwal alternatif yang dianggap netral bagi kedua tim.

“Kami minta agar laga digeser ke pukul 20.00 sebagai titik tengah agar adil untuk semua pihak,” lanjut Dirjal.

Sampai artikel ini diturunkan, AFC belum mengeluarkan pernyataan resmi apakah usulan tersebut akan diterima atau tetap mempertahankan keputusan sebelumnya.

Pertandingan ini bukan laga sembarangan.

Indonesia dan Irak bersama tuan rumah Arab Saudi sama-sama bersaing ketat dalam grup maut untuk memperebutkan satu tiket langsung ke Piala Dunia 2026, yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Setiap poin sangat menentukan nasib tim, sehingga tidak heran jika atmosfer laga mulai memanas bahkan sebelum peluit dibunyikan.

Strategi mental di luar lapangan pun mulai dimainkan, baik lewat lobi maupun tekanan formal kepada otoritas sepak bola Asia.

Perdebatan ini menyiratkan bahwa laga Indonesia vs Irak bukan hanya perang strategi teknis, tetapi juga adu kepentingan logistik dan psikologis.

Publik pun menanti apakah AFC akan merespons protes Irak, atau tetap mengakomodasi permintaan Indonesia.

Fakta Seputar Laga Indonesia kontra Irak

Lokasi pertandingan: King Abdullah Stadium

Tanggal: Sabtu, 11 Oktober 2025

Waktu awal: 18.00 waktu setempat

Permintaan Indonesia: 22.30

Usulan Irak: 20.00

Yang pasti, duel ini akan berlangsung bukan hanya panas di rumput stadion, tapi juga membara di balik layar. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#irak #Stadion King Abdullah Sport City #afc #Kualifikasi Piala Dunia 2026 #timnas indonesia