RADARTUBAN - Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) secara resmi mengambil langkah awal untuk mewujudkan rencana Barcelona vs Villarreal di Miami pada Desember 2025.
Dewan Direksi RFEF telah menyetujui proposal untuk memindahkan laga La Liga tersebut ke Hard Rock Stadium, Miami, Amerika Serikat, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Desember.
RFEF menyatakan bahwa permohonan ini akan diajukan ke UEFA dan kemudian ke FIFA untuk mendapatkan izin resmi.
“Setelah menerima dan memeriksa dokumen yang ada, serta setelah mendapat persetujuan dari Dewan Direksi, Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol akan mengajukan permohonan ke UEFA untuk memulai proses perizinan lanjutan dari FIFA agar pertandingan dapat dimainkan di ‘Hard Rock Stadium’ di Miami (Amerika Serikat, USSF, CONCACAF) pada 20 Desember 2025,” demikian pernyataan resmi RFEF.
Langkah Bersejarah untuk La Liga di Amerika Serikat
Jika disetujui, laga Barcelona vs Villarreal di Miami ini akan menjadi yang pertama dalam sejarah di mana pertandingan liga utama Eropa berlangsung di tanah Amerika Serikat.
Rencana serupa sebenarnya pernah diusulkan pada 2018 untuk pertandingan Girona vs Barcelona, namun saat itu RFEF dan FIFA menolaknya.
Proposal lain, yakni memindahkan laga Atlético Madrid vs Villarreal pada 2019, juga tidak mendapat lampu hijau.
Rumor pemindahan pertandingan Barcelona vs Atlético Madrid ke Miami sempat muncul musim lalu, namun tak pernah terwujud.
Kini, peluang tersebut terbuka lebar seiring perubahan sikap FIFA setelah mencapai kesepakatan hukum dengan Relevant Sports Group.
Dukungan dari Presiden La Liga
Presiden La Liga, Javier Tebas, menyatakan dukungannya untuk rencana ini. Dalam wawancara dengan ESPN bulan lalu, ia mengatakan:
“Kami sedang bekerja dan berharap itu terwujud. Tujuan kami adalah melakukan apa yang sudah kami rencanakan. Pemimpin baru telah hadir di Asosiasi, dengan penjualan yang jauh lebih besar, dan ada sengketa hukum dengan FIFA di Amerika Serikat yang kini mempermudah proses perizinan untuk menggelar pertandingan.
Kami berharap hal itu bisa terjadi lebih cepat, dan kalau bisa, musim ini.”
Menurut Tebas, adanya pemimpin baru di asosiasi sepak bola serta penyelesaian sengketa hukum membuat peluang menggelar La Liga di Hard Rock Stadium semakin besar.
Penyesuaian Jadwal Jika Disetujui
Meski rencana sudah matang, jadwal pertandingan Barcelona vs Villarreal di Miami berpotensi berubah.
Hal ini untuk menyesuaikan agenda Miami Dolphins, tim NFL yang akan menjamu Cincinnati Bengals pada Minggu, 21 Desember.
Keputusan akhir kini berada di tangan UEFA dan FIFA. Jika seluruh proses berjalan lancar, laga ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi La Liga sekaligus memperluas jangkauan sepak bola Spanyol ke pasar Amerika. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni