Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Drama Liga Inggris Memanas, Alexander Isak Bongkar Janji Newcastle yang Dilanggar

Mochammad Abdu Robbis Shomad • Kamis, 21 Agustus 2025 | 00:30 WIB

Isak curhat lewat Instagram, mengaku dikhianati Newcastle.
Isak curhat lewat Instagram, mengaku dikhianati Newcastle.

RADARTUBAN – Drama antara Alexander Isak dan Newcastle United memasuki babak baru.

Striker asal Swedia itu akhirnya angkat bicara dan menuding klub telah mengingkari janji yang pernah dibuat.

Lewat unggahan di Instagram, Isak mengaku selama ini memilih diam sementara banyak pihak menyuarakan versi mereka sendiri.

Namun, menurutnya, cerita yang beredar tidak sesuai dengan kesepakatan sebenarnya. 

Dia menyebut janji-janji klub telah diingkari dan kepercayaan pun runtuh.

“Ketika janji diingkari dan kepercayaan hilang, hubungan tidak bisa dilanjutkan. Perubahan adalah demi kepentingan semua pihak, bukan hanya saya sendiri,” tulis Isak.

Baca Juga: Resmi, AC Milan Lepas Malick Thiaw ke Newcastle Senilai Rp 761 Miliar

Newcastle tak tinggal diam. Klub berjuluk The Magpies itu langsung merilis pernyataan resmi yang dikutip dari Fabrizio Romano.

Manajemen menyebut kecewa dengan unggahan Isak.

Mereka menegaskan sang penyerang masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2028 dan tak pernah ada janji resmi yang memberi lampu hijau bagi Isak untuk pergi pada musim panas ini.

Newcastle juga menolak anggapan bahwa pintu keluar terbuka lebar, dengan menekankan bahwa syarat pelepasan belum pernah terpenuhi.

Ketegangan ini muncul di tengah rumor ketertarikan Liverpool.

Klub asal Merseyside itu sudah melayangkan tawaran senilai 110 juta poundsterling, atau setara Rp2,8 triliun.

Namun tawaran fantastis tersebut ditolak Newcastle.

The Reds disebut tengah menyiapkan proposal baru, tetapi hingga kini jarak valuasi kedua klub masih jauh.

Bagi Isak, hengkang ke Anfield dianggap sebagai tantangan baru yang menggiurkan. 

Dia bahkan pernah dirumorkan siap memecahkan rekor transfer klub.

Namun keinginan itu bertepuk sebelah tangan. Newcastle, yang gagal mendapatkan pengganti sepadan di bursa transfer, tetap ngotot mempertahankannya.

Baca Juga: Gagal Gaet Sesko, Newcastle Bidik Nicolas Jackson – Diburu Milan, Juventus, Bayern, hingga Tottenham

Situasi ini kian pelik karena sebagian suporter Newcastle sudah melampiaskan kemarahan. Chant bernada ejekan “greedy” atau tamak dialamatkan kepadanya.

Meski begitu, pelatih Eddie Howe mencoba menurunkan tensi.

Dia menyebut pintu selalu terbuka bagi Isak untuk kembali ke tim, asalkan sang pemain mau menyelesaikan masalah secara internal.

Drama ini mengingatkan publik pada kisah Viktor Gyokeres di Sporting CP maupun Ardon Jashari di Club Brugge yang berhasil memaksa jalan keluar setelah merasa dijanjikan kebebasan pergi.

Bedanya, Newcastle memilih bertahan. Klub menegaskan tradisi dan rasa kekeluargaan harus dijaga, meski sang bomber utama kini merasa asing di dalamnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#swedia #alexander isak #pelatih #fabrizio romano #newcastle united