RADARTUBAN – Real Madrid benar-benar menunjukkan kelasnya saat bertandang ke markas Real Oviedo di Stadion Carlos Tartiere dalam lanjutan LaLiga, Senin (25/8) dini hari WIB.
Skuad besutan Xabi Alonso menang meyakinkan 3-0, berkat penampilan gemilang Kylian Mbappé dan Vinícius Júnior yang jadi bintang utama pertandingan.
Dua gol Mbappé di menit 37 dan 83, plus gol Vinícius Júnior di menit ke-90+3 mengunci kemenangan Los Blancos.
Vini yang baru masuk menit ke-63 langsung memberi dampak luar biasa dengan torehan 1 gol + 1 assist.
Tak berhenti di situ, Arda Güler dan Brahim Díaz juga tampil gemilang lewat masing-masing 1 assist yang makin menegaskan kedalaman skuad Madrid musim ini.
Kemenangan 3-0 ini bukan sekadar angka, tapi juga tercermin dari statistik.
Real Madrid tampil superior dengan 65 persen penguasaan bola, 698 operan dengan akurasi 92 persen, serta menciptakan 26 tembakan (10 on target).
Sementara itu, Oviedo hanya bisa membalas dengan 6 tembakan dan 35 persen penguasaan bola.
Bahkan, Madrid unggul jauh dalam urusan tendangan sudut, yakni 9 berbanding 1.
Mbappé kembali membuktikan dirinya sebagai mesin gol Madrid.
Striker Prancis itu menyarangkan dua gol klinis yang membuat lini pertahanan Oviedo kelabakan sejak awal laga.
Namun sorotan justru datang dari Vinícius. Masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-63, winger Brasil ini langsung jadi pembeda dengan mencetak gol ketiga Madrid dan memberi satu assist manis untuk Mbappé.
“Vinícius adalah pemain luar biasa. Dia bisa mengubah jalannya pertandingan hanya dalam beberapa menit,” puji Alonso usai laga.
Selain Mbappé dan Vinícius, nama Arda Güler dan Brahim Díaz tak bisa dilewatkan.
Keduanya sukses memberi kontribusi penting lewat assist yang mengalirkan kreativitas di lini tengah Madrid.
Keberadaan mereka mempertegas bahwa Los Blancos musim ini punya kedalaman skuad yang menakutkan.
Kemenangan telak 3-0 ini semakin memperkokoh mental dan posisi Real Madrid di papan atas.
Kombinasi Mbappé–Vinícius–Rodrygo di lini depan mulai terlihat padu, ditambah suplai bola dari lini tengah yang semakin cair berkat Güler dan Díaz.
Dengan performa sekomplet ini, sulit rasanya membayangkan Madrid tak akan jadi kandidat kuat juara musim ini.
Pertanyaannya sekarang: siapa yang bisa menghentikan Los Blancos? (*)
Editor : Amin Fauzie