Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kejutan Bursa Transfer Serie A : Ismael Bennacer Tinggalkan AC Milan, Merapat ke Dinamo Zagreb

Tulus Widodo • Jumat, 5 September 2025 | 22:35 WIB

 

Ismael Bennacer resmi tinggalkan AC Milan
Ismael Bennacer resmi tinggalkan AC Milan

RADARTUBAN – Transfer yang mengejutkan pecinta Serie A akhirnya terwujud. Ismael Bennacer resmi meninggalkan AC Milan dan bergabung dengan Dinamo Zagreb dengan status pinjaman.

Tak sekadar singgah sementara, kesepakatan itu juga menyertakan opsi pembelian permanen di akhir masa peminjaman.

Kabar ini dikonfirmasi jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano. Bennacer yang sempat digadang-gadang menjadi motor permainan Milan kini justru harus mencari panggung baru di Kroasia.

Kepergian Bennacer memunculkan tanda tanya besar. Sebab, gelandang asal Aljazair itu sebelumnya kerap disebut sebagai bagian penting dalam skema Rossoneri.

Namun cedera panjang dan inkonsistensi performa membuat posisinya mulai tergerus.

Di San Siro, persaingan lini tengah semakin ketat dengan hadirnya gelandang-gelandang baru.

Situasi itu membuat peluang Bennacer tampil reguler semakin terbatas. Maka, pilihan hijrah ke Dinamo Zagreb diyakini menjadi jalan terbaik untuk menghidupkan kembali kariernya.

Bagi Dinamo, kedatangan Bennacer adalah jackpot. Klub asal Zagreb itu kini memiliki gelandang berpengalaman yang pernah mencicipi panggung Serie A dan Liga Champions.

Jika performanya kembali ke level terbaik, opsi pembelian permanen hampir pasti akan diaktifkan.

Ismael Bennacer lahir di Prancis, namun memilih membela Timnas Aljazair. Kariernya menanjak setelah membela Empoli, lalu direkrut AC Milan pada 2019.

Bersama Milan, ia mencatatkan lebih dari 140 penampilan dan menjadi bagian skuad juara Serie A musim 2021/2022.

Bennacer dikenal sebagai gelandang pekerja keras dengan kemampuan memutus serangan lawan sekaligus membangun distribusi bola.

Namun, cedera lutut pada 2023 membuat performanya menurun signifikan dan mengganggu konsistensi penampilan.

Meski langkah Milan melepas Bennacer tampak logis dari sisi performa, keputusan ini tetap menyimpan risiko.

Saat ini Milan memang punya stok gelandang muda potensial, tapi kehilangan sosok berpengalaman seperti Bennacer bisa menjadi bumerang di tengah jadwal padat Serie A.

Bennacer, meski sering cedera, adalah tipe gelandang yang bisa mengisi banyak peran: dari deep-lying playmaker hingga gelandang bertahan klasik.

Dalam pertandingan besar, pengalaman dan kecerdasan taktisnya kerap jadi pembeda.

Tanpa dirinya, Milan bisa saja kewalahan bila pemain inti lain absen karena cedera atau akumulasi kartu.

Kini bola ada di tangan manajemen Milan. Apakah mereka sudah benar-benar menyiapkan pengganti sepadan, atau justru melepas Bennacer terlalu cepat? Yang jelas, jika Milan gagal menjaga keseimbangan lini tengah musim ini, keputusan melepas Bennacer bisa berubah jadi sorotan pedas. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Liga Champions #san siro #AC Milan #dinamo zagreb #bursa transfer Serie A #serie A #aljazair #Ismael Bennacer #rossoneri