Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

312 Gol dari 361 Laga! Haaland Resmi Jadi Mesin Pembunuh di Sepak Bola Modern - Manchester United Jadi Korban Terbarunya

Tulus Widodo • Senin, 15 September 2025 | 20:23 WIB
Erling Braut Haaland menjadi mesin gol paling menakutkan di Premier League.
Erling Braut Haaland menjadi mesin gol paling menakutkan di Premier League.

RADARTUBAN – Nama Erling Braut Haaland kini resmi menjadi momok bagi bek dan kiper di seluruh dunia.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis akun X @FootballTalkHQ, Striker Norwegia berusia 25 tahun itu sudah mengoleksi 312 gol hanya dari 361 pertandingan sepanjang karier seniornya di level klub dan tim nasional.

Artinya, rata-rata ia mencetak hampir satu gol setiap kali turun ke lapangan.

Rasio golnya bahkan membuat banyak legenda sepak bola terlihat “manusia biasa.”

Dari Molde hingga Manchester City, jejak karier Haaland tampak seperti grafik yang terus menanjak tajam.

Bersama Molde FK di Norwegia, Haaland memulai karier seniornya dengan 20 gol dari 50 laga.

Performa itu cukup membuat RB Salzburg membawanya ke Austria, dan di sinilah publik mulai sadar ia bukan striker biasa.

29 gol hanya dari 27 laga membuat namanya melambung dan membuka jalan ke Bundesliga.

Di Borussia Dortmund, Haaland menjelma predator yang mengerikan.

Penyerang kelahiran Yorkshire Barat, Inggris itu mengemas 86 gol dari 89 laga — nyaris satu gol setiap pertandingan.

Catatan ini membuat Manchester City rela membayar mahal demi memboyongnya ke Etihad Stadium.

Haaland Jadi Mesin Gol Paling Menakutkan di Premier League

Keputusan itu terbukti tepat. Bersama City, Haaland menjadi mesin gol paling menakutkan di Premier League.

Hingga kini, pemain kelahiran 2000 itu telah mengoleksi 129 gol dari 150 laga, membawa The Citizens mendominasi kompetisi domestik dan Liga Champions.

Termasuk tambahan dua golnya yang membantu The Citizens menghajar Manchester United 3-0 dalam lanjutan Premier League di Etihad Stadium, Minggu (14/9) malam.

Tak hanya di klub, Haaland juga produktif untuk negaranya.

Mengenakan seragam Timnas Norwegia, ia mencetak 48 gol dari 45 laga, mencatat rasio gol yang bahkan lebih buas dibanding di klub.

Kombinasi semua angka itu menghadirkan statistik yang membuat dahi berkerut: 312 gol dari 361 pertandingan.

Totalnya, Haaland mencatat rasio 0,86 gol per pertandingan di level klub dan 1,06 gol per laga bersama timnas.

Angka yang sulit ditandingi bahkan oleh nama-nama top dunia seperti Mbappé atau Lewandowski.

Haaland Simbol dari Era Sepak Bola Modern

Analis sepak bola menyebut Haaland sebagai “generational striker” — penyerang yang hanya muncul sekali dalam satu generasi.

Pemain yang telah mencatatkan 43 penampilan di timnas senior Norwegia itu bukan hanya penuntas serangan, tetapi simbol dari era sepak bola modern yang haus produktivitas.

Banyak pengamat menyebut Haaland bukan hanya striker, melainkan fenomena.

Dengan tubuh setinggi 1,94 meter, kecepatan seperti sprinter, serta insting predator di kotak penalti, pemain berusia 25 tahun itu seperti gabungan “robot dan monster gol”.

“Statistiknya itu tidak manusiawi. Dia seperti cheat code di video game,” ujar seorang analis Premier League yang dikutip media Inggris.

Manchester City pun boleh dibilang sudah menemukan jaminan gol setiap musim.

Sejak datang pada 2022, Haaland menjadi kunci kesuksesan City meraih treble (Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions).

Ditantang Kejar Messi dan Ronaldo

Kini, publik menanti: seberapa jauh Haaland akan melangkah? Apakah ia mampu memecahkan rekor sepanjang masa Lionel Messi (lebih dari 800 gol) atau Cristiano Ronaldo (850+ gol)? Dengan usia yang masih muda dan produktivitas segila ini, peluang itu terbuka lebar.

Yang jelas, melihat grafik performanya yang terus menanjak, Haaland seakan baru memulai.

Dunia sepak bola mungkin sedang menyaksikan lahirnya salah satu pencetak gol terbesar sepanjang sejarah. (*)

Editor : Amin Fauzie
#molde #Erling Braut Haaland #premier league #gol #Manchester City