Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa Bongkar Borok Wasit Super League, Kinerja Tak Sesuai Ekspektasi?

Tulus Widodo • Jumat, 3 Oktober 2025 | 15:27 WIB
PSSI akui akurasi wasit Super League masih rendah. Ogawa dorong VAR intervensi demi tingkatkan kualitas kepemimpinan lapangan.
PSSI akui akurasi wasit Super League masih rendah. Ogawa dorong VAR intervensi demi tingkatkan kualitas kepemimpinan lapangan.

RADARTUBAN - Kinerja pengadil lapangan di BRI Super League kembali jadi sorotan tajam.

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, blak-blakan mengungkapkan bahwa akurasi keputusan wasit di kompetisi kasta teratas Indonesia itu masih jauh dari standar emas yang dipatok federasi.

Di hadapan para jurnalis dalam acara Refereeing Workshop for Media di GBK Arena, Jakarta, Rabu (1/10), Ogawa membeberkan data yang bikin kening berkerut.

Sepanjang tujuh pekan Super League musim ini, akurasi keputusan wasit baru menyentuh angka 89 persen.

Padahal, standar minimal yang dikejar Komite Wasit PSSI ada di kisaran 95–97 persen.

“Musim lalu di Liga 1 kami menemukan 89 persen keputusan tepat, 11 persen sisanya tidak tepat. Ini jelas belum sesuai ekspektasi kami,” ujar pria asal Jepang itu tanpa basa-basi.

Pasang Target Tinggi, Tekankan Pentingnya VAR

Ogawa menegaskan, target untuk wasit Super League tetap tinggi. “Kami yakin di Super League persentase keputusan tepat bisa meningkat hingga 90, 91, 92, atau 93 persen. Karena itu kami terus berupaya mengedukasi dan mengembangkan wasit,” imbuhnya.

Dari hasil evaluasi sampai pekan ketujuh, Ogawa menekankan pentingnya peran Video Assistant Referee (VAR).

Menurutnya, VAR harus berani memberikan intervensi kepada wasit utama jika ada keputusan yang kurang tepat.

Ogawa mencontohkan situasi saat wasit utama memberi penalti, namun sebenarnya terjadi diving. Dalam kondisi seperti itu, VAR harus turun tangan.

Performa Wasit Championship Lebih Baik

Yang menarik, Ogawa menyebut performa wasit di Liga Championship—kompetisi yang sebelumnya dikenal sebagai Liga 2—justru sedikit lebih baik ketimbang di Super League.

“Statistiknya sedikit lebih baik. Ini jadi sinyal positif kalau pembinaan berjalan,” kata Ogawa.

Komentar terbuka ini menandakan PSSI mulai berani mengungkap masalah internal wasit ke publik.

Dengan angka akurasi yang belum memuaskan, sorotan terhadap kepemimpinan pengadil lapangan dipastikan makin tajam—apalagi kompetisi kasta tertinggi sedang menyedot perhatian besar dari sponsor dan publik. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#wasit #Ketua Komite Wasit PSSI #Yoshimi Ogawa #var #Liga Championship #BRI Super League