Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari Eropa sampai Amerika, 15 Pemain AC Milan Dipanggil Timnas untuk Jeda Internasional!

Tulus Widodo • Selasa, 7 Oktober 2025 | 15:05 WIB

 

Dominasi AC Milan makin terasa di level global. Belasan pemainnya tersebar ke berbagai negara untuk membela tim nasional masing-masing.
Dominasi AC Milan makin terasa di level global. Belasan pemainnya tersebar ke berbagai negara untuk membela tim nasional masing-masing.

RADARTUBAN – Dominasi AC Milan tak hanya terasa di Serie A, tapi juga merembet ke panggung internasional.

Sebanyak 15 pemain Rossoneri resmi dipanggil membela tim nasional masing-masing dalam jeda internasional Oktober ini.

Jumlah itu menjadikan Milan sebagai salah satu klub dengan kontribusi pemain terbanyak di Eropa selama jeda FIFA kali ini.

Data resmi MilanPress.it menyebutkan, para pemain tersebar ke berbagai penjuru dunia — dari Eropa, Amerika, hingga Afrika — untuk menjalani laga kualifikasi, uji coba, hingga turnamen kelompok umur.

Dari Donnarumma Baru Hingga Bintang Global

Di antara nama-nama yang dipanggil, muncul sederet wajah utama skuad Milan musim ini.

Mulai dari Mike Maignan dan Theo Hernández yang memperkuat timnas Prancis, Ruben Loftus-Cheek dan Christian Pulisic untuk Amerika Serikat, hingga Rafael Leão yang akan kembali jadi andalan Portugal di lini depan.

Bek muda Davide Bartesaghi dan gelandang Chaka Traoré (Athekame) juga mendapat kesempatan langka memperkuat tim U-21 Italia di kompetisi Eropa, menandakan regenerasi di tubuh Milan berjalan sempurna.

Misi Serius dan Laga Uji Coba

Tak semua pemain akan tampil di laga kompetitif. Tercatat, Giménez (Meksiko), Pulisic (AS), dan Estupiñán (Ekuador) hanya dijadwalkan tampil di pertandingan persahabatan.

Namun, bagi para pemain lainnya, momen ini adalah ujian penting jelang kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Eropa 2028.

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri tampaknya harus cermat mengatur strategi rotasi.

Pasalnya, skuadnya akan kembali ke Milanello dengan kondisi berbeda-beda — sebagian dengan euforia kemenangan, sebagian mungkin kelelahan akibat perjalanan lintas benua.

Peta Global Rossoneri

Para pemain Milan kini menyebar di tiga benua:

Eropa: Prancis (Maignan, Theo), Italia (Bartesaghi, Calabria), Portugal (Leão), Kroasia (Modric?), Swiss, Serbia.

Amerika: AS (Pulisic), Meksiko (Giménez), Ekuador (Estupiñán).

Afrika: beberapa pemain keturunan Afrika juga dipanggil membela negara asalnya di kualifikasi kontinental.

Keterwakilan lintas benua ini menegaskan status Milan sebagai klub global — bukan hanya soal sejarah, tapi juga kontribusi nyata ke sepak bola internasional.

Efek Domino untuk Serie A

Meski jadi kebanggaan, banyaknya pemain yang dipanggil tim nasional juga membawa risiko tersendiri.

Kondisi fisik dan kebugaran akan jadi pekerjaan rumah berat bagi staf pelatih.

Milan punya jadwal padat usai jeda internasional, termasuk duel besar kontra Inter dalam lanjutan Serie A.

Dari Milanello Menuju Dunia

Namun bagi Milanisti, melihat 15 pemain kesayangan mereka mengenakan seragam timnas masing-masing adalah kebanggaan tersendiri.

Klub yang dulu dikenal karena identitas Italia-nya kini menjelma menjadi simbol global — dari Milanello menuju dunia.

Istilah “Rossonazionali” kini bukan sekadar permainan kata, tapi realitas yang menggambarkan betapa luasnya pengaruh AC Milan di sepak bola dunia.

Dari Pulisic di Amerika hingga Leão di Eropa, merah-hitam kembali berdenyut di setiap bendera dan lagu kebangsaan. Satu klub, banyak negara — inilah AC Milan versi 2025. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#global #AC Milan #serie A #bintang #Amerika Serikat #kualifikasi #Klub #uji coba