Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Persatu Tuban Tekuk Nganjuk Ladang FC 2-1, Persaingan Grup BB Makin Panas

Andreyan (An) • Kamis, 8 Januari 2026 | 09:05 WIB

 

Iryanto Wandik, pemain Persatu Tuban berselebrasi di depan suporter usai mencetak gol ke gawang Nganjuk Ladang FC pada pertandingan babak penyisihan, kemarin (7/1).
Iryanto Wandik, pemain Persatu Tuban berselebrasi di depan suporter usai mencetak gol ke gawang Nganjuk Ladang FC pada pertandingan babak penyisihan, kemarin (7/1).

RADARTUBAN – Persaingan Grup BB babak 32 besar Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025 kian panas.

Itu setelah Persatu Tuban berhasil menundukkan Nganjuk Ladang FC dengan skor tipis 2-1 dalam laga krusial yang berlangsung sengit di Stadion Tuban Sport Center (TSC) kemarin (7/1).

Bermain dengan intensitas tinggi sejak menit awal, pasukan Laskar Ronggolawe menunjukkan tekadnya meraih tiga poin penuh. Itu dibuktikan dengan tingginya agresifitas pemain sepanjang pertandingan.

Dari kubu tim tamu, Nganjuk Ladang FC tak hanya sebagai pelengkap. Tim berjuluk Laskar Kanjeng Jimat itu tampil disiplin dan beberapa kali merepotkan lini belakang tim tuan rumah.

Usaha keras para penggawa Persatu membombardir lini pertahanan Nganjuk Ladang FC akhirnya membuahkan hasil di menit ke- 37. 

Iryanto Wandik yang lolos offside berhasil menggetarkan gawang lawang melalui tendangan kerasnya. Gol pertama itu disambut gemuruh seluruh isi Stadion TSC. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.

Keunggulan tim tuan rumah hanya bertahan 6 menit. Memanfaatkan kesalahan barisan pertahanan Persatu, striker Nganjuk Ladang FC Fatoni sukses menyamakan kedudukan 1-1. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, penggawa Laskar Ronggolawe langsung tancap gas mengambil alih kendali serangan.

Momentum Persatu untuk menggandakan gol datang di menit 60 melalui titik putih usai Reza Maukana dilanggar di area kotak penalti.

Eksekusi yang kurang tenang dari Wandik  membuat peluang emas tersebut terbuang percuma.

Ketika tekanan suporter semakin bergemuruh di tribun, gol kemenangan akhirnya datang di menit 70.

Memanfaatkan sisi ruang kosong pertahanan Nganjuk Ladang FC, Egik Apriyansyah sukses melesakkan bola ke gawang tim tamu. Skor 2-1 bertahan hingga akhir laga sekaligus memastikan tiga poin di tangan Persatu.

Pelatih Kepala Persatu Tuban Slamet Sampurno mengatakan, meski meraih kemenangan, dirinya belum puas dengan permainan anak asuhnya.

‘’Pastinya kemenangan ini patur disyukuri, namun banyak evaluasi. Terutama soal finishing dan kekompakan di lapangan,’’ ujarnya.

Slamet mengungkapkan, jajarannya kini harus kembali memutar otak menjelang laga pamungkas lantaran dari dua pertandingan yang dijalani, banyak pemain yang bertumbangan karena cedera.

‘’Lini belakang dan tengah cukup mengkhawatirkan, tapi kami tentu akan menyiapkan langkah antisipasi,’’ tutur dia.

Sementara itu, Pelatih Nganjuk Ladang FC Mohammad Hasan menyampaikan, kekalahan anak asuhnya tetap diapresiasi.

Itu karena mereka telah kerja keras dan menunjukkan semangat tak menyerah hingga akhir pertandingan.

‘’Memang harus diakui Persatu bermain lebih unggul,’’ ujarnya.

Hasan menambahkan, meski harapan untuk lolos sudah pupus lantaran telah meraih dua kekalahan beruntun, pada pertandingan pamungkas, timnya tetap akan tampil all out.

‘’Selalu kami tekankan kepada pemain untuk selalu memaskimalkan permainan untuk meraih kemenangan,’’ tegasnya. (an/ds)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Tuban #persatu #gubernur #jatim #liga 4 #grup