RADARTUBAN – Ruben Loftus-Cheek mengirim pesan tegas ke bursa transfer. Saat banyak pemain tergoda uang dan menit bermain instan, gelandang Inggris itu justru memilih bertahan.
Beberapa tawaran datang silih berganti, namun semuanya ditolak. Fokusnya satu: AC Milan.
Informasi ini diungkap jurnalis transfer terpercaya Nicolo Schira melalui akun X miliknya.
Dalam laporannya, Schira menyebut Loftus-Cheek telah menolak sejumlah pendekatan serius dalam beberapa pekan terakhir demi melanjutkan karier di San Siro.
Allegri dan Kepercayaan yang Menentukan
Keputusan Loftus-Cheek tak bisa dilepaskan dari faktor pelatih. Massimiliano Allegri disebut sangat menghargai kontribusi sang pemain.
Dalam skema Allegri, Loftus-Cheek bukan sekadar pelapis, melainkan aset penting di lini tengah—fisik kuat, progresi bola langsung, dan fleksibilitas posisi.
Negosiasi perpanjangan kontrak pun berjalan ke arah positif. Meski belum diumumkan resmi, sinyalnya jelas: Milan ingin mengamankan jasanya lebih lama, dan sang pemain merespons dengan komitmen.
Baca Juga: Legenda MU Ini Bicara Kemungkinan Zinedine Zidane Untuk Gantikan Posisi Ruben Amorim
Menolak Lazio hingga Pulang ke Inggris
Yang menarik, daftar klub yang ditolak bukan sembarangan. Lazio, Besiktas, serta dua klub Premier League dilaporkan telah mengajukan penawaran dan pendekatan.
Namun semuanya kandas. Loftus-Cheek memilih kontinuitas ketimbang petualangan baru.
Bagi Milan, ini kabar penting. Di tengah dinamika skuad dan kebutuhan menjaga stabilitas ruang ganti, keputusan sang pemain menjadi penegasan bahwa proyek klub masih dipercaya.
Pesan Diam-Diam di Bursa Transfer
Di era pemain mudah berpindah, keputusan Loftus-Cheek terasa kontras. Ia tak membuat pernyataan panjang, tak mencari panggung. Cukup dengan satu sikap: bertahan.
Bila negosiasi kontrak benar-benar rampung, Milan bukan hanya mempertahankan seorang gelandang.
Mereka menjaga pesan penting bagi skuad—bahwa San Siro masih tempat yang layak diperjuangkan, bukan sekadar persinggahan sementara. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni