RADARTUBAN — Leon Goretzka tak ingin menunggu waktu. Gelandang Bayern München itu menargetkan masa depannya sudah jelas sebelum Piala Dunia digelar.
Di tengah kepastian kontrak yang kian menipis, raksasa Serie A, AC Milan muncul sebagai salah satu opsi konkret dari Italia.
Bukan sekadar rumor musiman, melainkan peluang nyata yang sedang dipetakan serius oleh Rossoneri.
Informasi ini disampaikan oleh jurnalis terpercaya Jerman, Florian Plettenberg (@Plettigoal).
Dalam laporannya, disebutkan bahwa Atletico Madrid tertarik merekrut Goretzka secara gratis pada musim panas.
Sementara AC Milan termasuk klub yang secara konkret masuk dalam radar sang pemain, bersaing dengan Napoli dan minat dari Premier League.
Milan dan Momentum Transfer Gratis
Bagi AC Milan, nama Leon Goretzka bukan sekadar pemain bintang. Ia adalah solusi struktural.
Rossoneri dalam dua musim terakhir kerap berada di persimpangan antara regenerasi dan kebutuhan instan akan pemain berpengalaman.
Goretzka—dengan jam terbang Liga Champions, Bundesliga, dan timnas Jerman—menawarkan keduanya sekaligus.
Skema free transfer membuat opsi ini semakin rasional. Milan, yang masih disiplin soal neraca keuangan, melihat peluang semacam ini sebagai jalan ideal: kualitas elite tanpa beban biaya transfer.
Strategi yang sebelumnya sukses saat mendatangkan pemain berstatus bebas, kini kembali relevan.
Kebutuhan Lini Tengah Rossoneri
Secara teknis, Milan membutuhkan gelandang box-to-box dengan fisik kuat, visi bermain matang, dan keberanian mengambil risiko di area krusial.
Goretzka adalah profil yang jarang tersedia di pasar, apalagi tanpa mahar.
Ia bukan sekadar pemutus serangan atau pengalir bola. Dalam sistem yang tepat, Goretzka mampu menjadi poros kedua: membantu build-up, masuk kotak penalti, sekaligus memberi perlindungan defensif.
Elemen yang sering hilang saat Milan menghadapi lawan dengan intensitas tinggi di Eropa.
Persaingan Ketat: Atlético, Napoli, dan Premier League
Namun Milan tidak sendirian. Atlético Madrid disebut sangat berminat, memanfaatkan pengalaman Goretzka untuk menopang gaya bermain keras dan kompetitif ala Diego Simeone.
Napoli masih memantau, sementara ketertarikan dari Premier League membuka kemungkinan tawaran finansial yang sulit disaingi.
Di titik ini, keputusan Goretzka tak lagi soal klub besar—semuanya besar. Yang membedakan adalah proyek, peran, dan jaminan menjadi pusat permainan.
Di Milan, ia berpotensi langsung menjadi figur sentral, bukan sekadar bagian rotasi.
Keputusan Sebelum Piala Dunia
Satu hal krusial: waktu. Goretzka ingin masa depannya rampung sebelum Piala Dunia. Artinya, klub peminat harus bergerak cepat, jelas, dan meyakinkan.
Milan dituntut tidak hanya datang dengan proposal kontrak, tapi juga visi taktis dan sportivitas proyek jangka menengah.
Jika Rossoneri mampu memanfaatkan momentum ini, transfer Leon Goretzka bisa menjadi salah satu manuver paling cerdas di bursa musim panas—sunyi, efisien, tapi berdampak besar.
Di Milanello, peluang itu kini terbuka. Tinggal soal keberanian mengambil langkah. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama