RADARTUBAN – Inter kembali menunjukkan arah kebijakan transfernya: membidik masa depan.
Klub asal Milan itu dilaporkan menjadi salah satu klub top Eropa yang memantau ketat gelandang serang muda milik Red Star Belgrade, Vasilije Kostov.
Informasi ini diungkapkan oleh jurnalis Guarro Pas, yang menyebut Inter bukan sekadar mengamati, melainkan berada pada level ketertarikan yang serius.
Kostov, Usia Muda dengan Radar Besar
Kostov baru berusia 17 tahun, namun namanya sudah beredar di meja pemantau bakat klub-klub elite Eropa.
Bermain sebagai gelandang serang, ia dikenal memiliki visi bermain matang, keberanian menguasai bola, serta kecerdasan membaca ruang—atribut langka untuk pemain seusianya.
Inter menilai Kostov bukan proyek instan, melainkan investasi jangka panjang.
Ketertarikan ini sejalan dengan strategi Nerazzurri dalam beberapa musim terakhir: mengamankan talenta sebelum harga dan ekspektasi melonjak.
“Very Interested”, Bukan Sekadar Pantauan
Laporan menyebut Inter berada dalam kategori “very interested”, frasa yang jarang digunakan tanpa dasar kuat.
Artinya, pemantauan sudah melampaui tahap scouting awal dan masuk ke fase evaluasi lebih serius—profil teknis, karakter, hingga potensi adaptasi di Italia.
Namun hingga kini, belum ada pembicaraan resmi dengan Red Star Belgrade. Inter masih berada pada fase membaca situasi dan memetakan persaingan.
Red Star dan Etalase Talenta Balkan
Red Star Belgrade bukan nama asing dalam urusan melahirkan pemain muda berbakat.
Klub Serbia itu kerap menjadi etalase talenta Balkan sebelum mereka melangkah ke liga-liga top Eropa.
Jika Inter bergerak cepat, Kostov bisa menjadi bagian dari jalur klasik Nerazzurri: direkrut muda, dipoles, lalu diproyeksikan untuk level tertinggi—atau menjadi aset bernilai tinggi di masa depan.
Masa Depan yang Mulai Diperebutkan
Belum ada tawaran resmi. Belum ada angka. Tapi satu hal jelas: masa depan Kostov sudah mulai diperebutkan bahkan sebelum ia sepenuhnya dewasa sebagai pesepak bola.
Inter tidak sendiri dalam pantauan ini. Namun jika sejarah berbicara, Nerazzurri tahu kapan harus bergerak lebih cepat dari yang lain—terutama saat menyangkut talenta berusia 17 tahun yang menjanjikan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni