Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kontrak Vlahovic Jadi PR Besar Juventus, Selisih Gaji Menganga tapi Pintu Sepakat Masih Terbuka

Tulus Widodo • Kamis, 26 Februari 2026 | 08:26 WIB

Negosiasi kontrak Dusan Vlahovic memasuki fase krusial
Negosiasi kontrak Dusan Vlahovic memasuki fase krusial

RADARTUBAN – Manajemen Juventus mulai menyalakan alarm internal. Bukan soal hasil pertandingan, melainkan masa depan penyerang utama mereka, Dusan Vlahovic.

Pembaruan kontrak sang bomber kini diposisikan sebagai prioritas utama klub, seiring kesadaran bahwa kehilangan Vlahovic bisa berujung biaya jauh lebih mahal di masa depan.

Negosiasi memang belum mulus. Vlahovic masih bertahan pada permintaan untuk mempertahankan gaji saat ini, senilai € 12 juta per musim termasuk bonus.

Di sisi lain, Juventus memasang batas tegas: tak lebih dari € 6 juta per tahun. Selisihnya lebar, hampir dua kali lipat.

Namun, menurut laporan Tuttosport, jurang ini belum dianggap mustahil untuk dijembatani.

Setia di Tengah Godaan

Yang membuat situasi ini berbeda adalah sikap sang pemain. Vlahovic disebut telah memberikan prioritas penuh kepada Juventus, bahkan rela menahan pendekatan dari klub-klub lain.

Sinyal ini dibaca manajemen sebagai itikad baik—sebuah modal penting dalam meja perundingan yang penuh kalkulasi.

Di balik layar, para petinggi Bianconeri juga mulai menghitung ulang skenario terburuk. Mencari penyerang tengah baru dengan kualitas setara Vlahovic bukan perkara murah.

Biaya transfer, gaji tinggi, adaptasi tak instan, hingga risiko gagal—semuanya bisa membuat neraca klub lebih berdarah daripada sekadar menaikkan angka kontrak pemain yang sudah terbukti.

Antara Ideal dan Realistis

Juventus kini berdiri di persimpangan klasik sepak bola modern: menjaga stabilitas finansial atau mempertahankan tulang punggung tim.

Kebijakan gaji yang lebih ketat pasca-krisis masih menjadi pedoman, tetapi kebutuhan akan figur sentral di lini depan tak bisa diabaikan.

Kedua pihak, menurut sumber yang sama, sama-sama ingin mencapai kesepakatan.

Artinya, ruang kompromi masih ada—entah melalui struktur bonus yang lebih agresif, durasi kontrak yang disesuaikan, atau skema lain yang tidak melanggar batas finansial klub.

Satu hal jelas: bagi Juventus, mempertahankan Vlahovic bukan sekadar soal kontrak.

Ini soal mengamankan masa depan lini serang tanpa harus berjudi besar di bursa transfer.

Dan bagi Vlahovic, ini tentang memastikan loyalitasnya dihargai, bukan sekadar diakui. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#dusan vlahovic #kontrak #Juventus #gaji tinggi