RADARTUBAN - Persaingan mendapatkan tanda tangan Marcos Senesi kian memanas, namun keputusan akhir belum diambil.
Dua klub besar Eropa, Barcelona dan Borussia Dortmund, dilaporkan telah mengajukan tawaran resmi untuk bek asal Argentina tersebut.
Informasi ini diungkap oleh jurnalis @Morik92 dan diteruskan oleh Pueblo Juve. Meski begitu, Senesi belum menentukan sikap. Alasannya satu: ia masih menunggu proposal dari raksasa Serie A Juventus, klub yang sejak awal menjadi prioritas pribadinya.
Baca Juga: Juventus Ngebut Kejar Marcos Senesi, Kontrak Empat Tahun Disiapkan Meski Tanpa Liga Champions
Tawaran Sudah Masuk, Senesi Belum Menutup Pintu
Menurut laporan tersebut, Barcelona dan Borussia Dortmund sudah lebih dulu bergerak dengan penawaran konkret. Namun Senesi belum memberi lampu hijau.
Pemain AFC Bournemouth itu memilih bersabar, menunggu Juventus yang disebut akan mengajukan tawaran pada awal pekan depan.
Sikap ini memperlihatkan bahwa bagi Senesi, proyek olahraga dan keyakinan personal lebih penting daripada sekadar kecepatan negosiasi.
Baca Juga: Juventus Tancap Gas Kejar Marcos Senesi, Tawaran Fantastis Menghadang Rival Eropa
Juventus Datang Terlambat, Tapi Masih Diunggulkan
Juventus memang belum mengajukan proposal resmi, tetapi tetap berada di posisi kuat.
Senesi dikabarkan selalu memprioritaskan Bianconeri—baik dari sisi ambisi karier, gaya bermain, maupun prospek peran di tim utama.
Situasi ini memberi Juventus keuntungan psikologis, meski secara teknis mereka tertinggal satu langkah dibanding Barcelona dan Dortmund.
Ujian Keseriusan Juventus
Kasus Senesi menjadi ujian klasik bagi Juventus di bursa transfer. Ketika klub lain bergerak cepat, Juventus kembali berada di posisi “penunggu”—mengandalkan preferensi pemain sambil menimbang detail finansial.
Strategi ini bisa berhasil, tapi juga berisiko. Jika Juventus terlalu lama, kesabaran Senesi bisa diuji oleh proyek yang lebih konkret dari pesaingnya.
Waktu Jadi Faktor Penentu
Barcelona dan Dortmund sudah berbicara lewat dokumen. Senesi berbicara lewat kesabaran. Kini bola ada di tangan Juventus.
Awal pekan depan akan menjadi momen krusial: apakah Juventus benar-benar datang dengan tawaran yang sepadan, atau harus merelakan target yang sejak awal memang ingin mengenakan seragam hitam-putih. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni