RADARTUBAN – Kabar penting datang dari jantung Ibu Kota Italia. Klub Serie A, AS Roma, akhirnya kembali memiliki sepenuhnya pusat latihan legendaris mereka, Trigoria Training Center.
Langkah ini menandai berakhirnya hampir dua dekade status leasing atas kompleks olahraga yang selama ini menjadi rumah bagi tim utama dan akademi Roma.
Media finansial sepak bola Italia, Calcio e Finanza, melaporkan bahwa klub ibu kota tersebut telah menuntaskan proses pembelian kembali fasilitas tersebut.
"Roma membeli kembali Trigoria: pusat olahraga itu ditebus kembali setelah dua puluh tahun berada dalam skema leasing." tulis media tersebut.
Baca Juga: Rekor Buruk AS Roma Kembali Muncul di Era Gasperini, Catatan Kekalahan Samai Musim Mourinho
Trigoria, Rumah Sejarah Roma
Bagi Roma, Trigoria bukan sekadar kompleks latihan. Tempat ini adalah simbol identitas klub.
Di lapangan-lapangan hijau kompleks ini, berbagai generasi pemain Roma ditempa sebelum tampil di Stadion Olimpico.
Selama bertahun-tahun, pusat latihan ini menjadi saksi perjalanan banyak legenda klub—dari pemain akademi hingga bintang tim utama yang membawa Roma bersaing di Serie A maupun kompetisi Eropa.
Karena itu, kepemilikan kembali fasilitas ini memiliki makna yang jauh melampaui sekadar transaksi bisnis.
Dua Dekade dalam Skema Leasing
Sejak awal 2000-an, Trigoria tidak sepenuhnya dimiliki oleh Roma.
Situasi keuangan klub pada masa itu memaksa manajemen melakukan skema sale and leaseback—menjual aset lalu menyewanya kembali agar klub tetap dapat menggunakan fasilitas tersebut.
Strategi tersebut membantu Roma bertahan secara finansial, tetapi membuat mereka kehilangan kendali penuh atas salah satu aset paling berharga dalam sejarah klub.
Kini, setelah hampir 20 tahun, kondisi tersebut akhirnya berubah.
Langkah Strategis untuk Masa Depan
Pembelian kembali Trigoria juga memiliki arti strategis bagi masa depan Roma.
Dengan kembali menjadi pemilik penuh kompleks latihan tersebut, klub kini memiliki fleksibilitas lebih besar untuk melakukan pengembangan fasilitas.
Mulai dari peningkatan infrastruktur latihan hingga pembangunan fasilitas modern bagi akademi.
Langkah ini juga memperkuat fondasi ekonomi klub dalam jangka panjang, karena kepemilikan aset properti menjadi bagian penting dari stabilitas finansial klub-klub besar Eropa.
Baca Juga: Zeki Celik Bersiap Tinggalkan AS Roma Gratis, Klub Serie A hingga Premier League Mengintai
Simbol Kemandirian Baru Roma
Keputusan membeli kembali Trigoria menunjukkan satu pesan yang jelas: Roma sedang membangun ulang fondasi klub.
Bagi para pendukung Giallorossi, kabar ini bukan sekadar soal administrasi atau keuangan.
Ini adalah tentang mengembalikan sesuatu yang selama ini dianggap sebagai “rumah” klub. Trigoria kembali ke tangan Roma.
Dan bagi klub yang memiliki sejarah panjang serta basis suporter yang penuh emosi, langkah ini terasa seperti memulihkan potongan identitas yang sempat hilang selama dua dekade terakhir. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni