RADARTUBAN – Bursa transfer Eropa kembali memanas. Kali ini, sorotan tertuju pada bek muda milik Atalanta, Palestra, yang nilainya melonjak drastis hingga menyentuh angka tak masuk akal untuk ukuran klub Serie A.
Jurnalis transfer kenamaan, Nicolò Schira, mengungkapkan situasi terbaru sang pemain.
Dalam laporannya, ia menegaskan: “Atalanta menilai Palestra sebesar 50 juta euro, dengan tujuan mendapatkan setidaknya 40 juta euro dari kemungkinan penjualan.”
Nilai tersebut setara lebih dari Rp 800 miliar—angka yang langsung memicu reaksi keras di pasar Italia.
Harga Tak Masuk Akal untuk Serie A
Menurut Schira, ketertarikan terhadap Palestra datang dari berbagai arah. Klub-klub elite Inggris seperti Arsenal dan Tottenham Hotspur sudah melakukan pemantauan intensif.
“Arsenal telah memantaunya, Tottenham mengikutinya dengan sangat serius. Bek ini juga disukai Juventus, Napoli, dan Inter, tetapi harga yang dipasang Atalanta bukan untuk pasar Serie A.” tulis Schira.
Pernyataan ini mempertegas realitas finansial sepak bola Italia saat ini.
Klub-klub domestik seperti Juventus, Napoli, dan Inter Milan memang tertarik, namun sulit menembus banderol yang dipasang.
Newcastle Jadi Pesaing Terkuat
Dalam persaingan ini, satu nama mencuat sebagai kandidat paling serius: Newcastle United.
“Saat ini klub yang paling kuat untuk mendapatkannya adalah Newcastle.” lanjut Schira.
Didukung kekuatan finansial besar, Newcastle berada di posisi ideal untuk memenuhi tuntutan Atalanta tanpa perlu negosiasi panjang yang melelahkan.
Strategi Atalanta atau Risiko Besar?
Langkah Atalanta memasang harga tinggi bisa dibaca sebagai strategi ganda. Di satu sisi, mereka ingin memaksimalkan keuntungan dari aset muda potensial.
Di sisi lain, banderol tinggi ini juga berfungsi sebagai “tameng” agar tidak mudah kehilangan pemain.
Namun, ada risiko yang mengintai. Jika harga terlalu tinggi dan pasar tidak merespons, Atalanta bisa kehilangan momentum terbaik untuk menjual.
Sebaliknya, bagi klub Inggris, angka 40–50 juta euro bukan lagi hal yang mengagetkan. Ini yang membuat Premier League kembali menjadi “pasar utama” bagi talenta Serie A.
Transfer Tinggal Menunggu Waktu
Saga transfer Palestra kini memasuki fase krusial. Dengan minat kuat dari Inggris dan keterbatasan finansial klub Italia, arah kepindahan mulai terlihat jelas.
Jika tidak ada perubahan drastis, Premier League—dan khususnya Newcastle—berpeluang besar menjadi pelabuhan berikutnya bagi bek muda yang tengah naik daun ini. (*)
Editor : Muhammad Azlan Syah