Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Gattuso Bakal Tepati Sumpahnya?

Bihan Mokodompit • Kamis, 2 April 2026 | 09:37 WIB
Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso. (Instagram/azzurri)
Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso. (Instagram/azzurri)

RADARTUBAN - Kegagalan Italia kembali menjadi sorotan setelah Italia gagal lolos Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun dalam sejarah modern sepak bola mereka.

Kekalahan dramatis dari Bosnia dan Herzegovina melalui adu penalti membuat publik mempertanyakan masa depan tim nasional Italia.

Situasi ini semakin panas karena pelatih Gennaro Gattuso sebelumnya sempat melontarkan janji kontroversial jika target tidak tercapai.

Baca Juga: Pantau Bintang Inter Milan dan Atalanta, Gennaro Gattuso Datang Langsung ke San Siro

Kekalahan Menyakitkan di Zenica

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Bilino Polje, Zenica, menjadi mimpi buruk bagi Italia.

Italia harus bermain dengan 10 orang setelah Alessandro Bastoni mendapatkan kartu merah pada menit ke-41.

Laga berjalan ketat hingga waktu tambahan dengan skor imbang 1-1.

Namun, Bosnia dan Herzegovina akhirnya menang 4-1 dalam adu penalti.

Kekalahan ini memastikan Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Hasil ini memperpanjang catatan buruk Italia gagal lolos ke Piala Dunia dalam beberapa edisi terakhir.

Catatan Buruk Tim Azzurri

Dalam dua dekade terakhir, performa Italia mengalami penurunan signifikan.

Mereka tersingkir di fase grup pada Piala Dunia 2010 dan 2014.

Italia juga gagal lolos Piala Dunia 2018 setelah kalah di babak play-off.

Pada kualifikasi 2022, mereka kembali tersingkir setelah kalah dari Makedonia Utara.

Baca Juga: Stadion Riazor Mundur dari Piala Dunia 2030, Kota A Coruña Pilih Prioritaskan Keberlanjutan

Kini, Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Kondisi ini menjadi pukulan besar bagi reputasi sepak bola Italia di dunia.

Janji Berani Gattuso Jadi Sorotan

Pelatih Gennaro Gattuso sebelumnya menunjukkan optimisme tinggi terhadap timnya.

“Saya percaya bahwa kami memiliki pemain-pemain yang bagus,” ujarnya.

“Kami punya empat atau lima pemain yang termasuk 10 terbaik dunia di posisi mereka.”

“Kami punya tim yang bagus, dan saya memang menekankan kata tim, bukan individu. Saya yakin tim ini punya kualitas dan saya yakin kami bisa mencapai target.”

Namun, Gattuso juga membuat pernyataan berani beberapa bulan kemudian.

“Saya akan mengambil tanggung jawab jika berhasil mencapai target (lolos ke Piala Dunia); jika tidak, saya akan meninggalkan Italia. Saya sudah tinggal cukup jauh, tapi saya akan pergi lebih jauh lagi.”

“Saya sudah agak jauh sekarang. Saya akan pergi lebih jauh lagi.”

Janji ini kini kembali menjadi perbincangan setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia.

Reaksi Emosional Usai Kekalahan

Gattuso tidak mampu menyembunyikan emosinya setelah pertandingan berakhir.

“Anak-anak ini tidak pantas mendapatkan hasil seperti ini, melihat usaha, cinta, dan determinasi mereka. Kami punya tiga peluang, dan sebagian besar umpan silang mereka bahkan tidak terlalu mengancam.”

“Saya tetap bangga pada anak-anak saya. Jika hari ini saya ditusuk dengan belati, tidak akan ada darah yang keluar, karena darah saya sudah habis. Ini penting bagi perkembangan sepak bola Italia dan terasa sangat menyakitkan tersingkir seperti ini.”

“Saya tidak ingin membahas wasit atau hal lainnya, tapi hari ini memang seperti ini, inilah sepak bola. Saya sudah lama berkecimpung di dunia sepak bola, saya pernah merayakan kemenangan dan juga mengalami kekalahan seperti hari ini, tapi tetap sulit untuk menerimanya.”

“Saya juga terkejut dengan semangat dan determinasi luar biasa yang mereka tunjukkan hari ini. Kami seperti berada di bawah tekanan, bertahan mati-matian. Namun kenyataannya, kami kembali gagal lolos ke Piala Dunia.”

“Saya pribadi meminta maaf karena gagal mencapainya, tetapi anak-anak ini sudah memberikan segalanya.”

Masa Depan Italia Dipertanyakan

Kegagalan ini membuat masa depan timnas Italia kembali dipertanyakan.

Tekanan terhadap Gennaro Gattuso semakin besar setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia.

Publik kini menunggu apakah Gattuso benar-benar akan menepati sumpahnya untuk meninggalkan Italia.

Selain itu, federasi sepak bola Italia juga dituntut melakukan evaluasi besar-besaran.

Italia gagal lolos ke Piala Dunia bukan hanya soal hasil pertandingan, tetapi juga mencerminkan masalah mendasar dalam sistem sepak bola mereka. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#gagal lolos piala dunia #herzegovina #gennaro gattuso #Azzurri #bosnia