Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bursa Transfer Serie A : Yanis Benchaouch Tolak Kontrak Profesional di Monaco, Inter Milan Siap Menyambar

Tulus Widodo • Jumat, 10 April 2026 | 09:15 WIB
Inter Milan incar kiper muda Yanis Benchaouch setelah menolak kontrak Monaco. (Instagram.com/_benchaouch)
Inter Milan incar kiper muda Yanis Benchaouch setelah menolak kontrak Monaco. (Instagram.com/_benchaouch)

RADARTUBAN – Pergerakan raksasa Serie A, Inter Milan di bursa pemain muda kembali mencuri perhatian.

Kali ini bukan nama besar, melainkan talenta potensial yang mulai mencuat di level internasional: Yanis Benchaouch.

Kiper berusia 19 tahun itu dilaporkan masuk radar Nerazzurri untuk proyek Inter U-23. 

Informasi ini pertama kali diungkap oleh Foot Mercato yang menyebutkan Inter termasuk dalam deretan klub Eropa yang tertarik.

Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Kiper Muda Juventus Riccardo Radu Gabung Agen Raiola, Sinyal Besar

Tolak Kontrak, Sinyal Kuat Akan Pergi

Situasi Benchaouch di AS Monaco menjadi titik awal cerita ini. Dalam laporan tersebut disebutkan: “Inter termasuk di antara klub-klub Eropa yang tertarik pada kiper Monaco, Yanis Benchaouch, untuk tim Inter U-23. Pemain berusia 19 tahun, juara Piala Dunia U-20, telah menolak tawaran kontrak profesional dari Monaco dan tampaknya akan meninggalkan klub.”

Penolakan kontrak profesional jelas bukan keputusan kecil. Itu adalah sinyal kuat bahwa sang pemain melihat masa depannya di tempat lain—dan Inter tampaknya siap memanfaatkan situasi tersebut.

Bukan Sekadar Kiper Biasa

Status sebagai juara FIFA U-20 World Cup menjadi nilai jual utama Benchaouch. Meski belum menjadi nama besar di level klub, pengalaman internasionalnya menunjukkan bahwa ia bukan sekadar prospek biasa.

Inter sendiri dikenal agresif dalam membangun fondasi jangka panjang. Proyek tim U-23 menjadi jalur penting untuk mengembangkan pemain sebelum naik ke tim utama.

Strategi Sunyi Inter di Pasar Muda

Langkah ini mencerminkan strategi cerdas Inter dalam beberapa tahun terakhir: berburu talenta muda sebelum nilainya melonjak. 

Dibanding membeli pemain mahal, investasi pada pemain seperti Benchaouch memberi fleksibilitas sekaligus potensi keuntungan besar di masa depan.

Apalagi posisi kiper adalah sektor yang membutuhkan regenerasi jangka panjang. 

Klub besar tak hanya butuh kualitas saat ini, tetapi juga jaminan masa depan.

Baca Juga: Bursa Transfer Inter Milan Memanas, Tiga Kiper Ini Masuk Radar Nerazzurri

Risiko Kecil, Potensi Besar

Keputusan Benchaouch meninggalkan Monaco bisa menjadi titik balik kariernya. Namun, langkah ini juga penuh risiko. 

Tidak semua pemain muda mampu berkembang di lingkungan baru, terlebih di klub dengan tekanan besar seperti Inter.

Di sisi lain, bagi Inter, ini adalah perjudian yang relatif murah. Jika berhasil, mereka mendapatkan kiper masa depan. Jika gagal, kerugian yang ditanggung tidak signifikan.

Dalam dunia sepak bola modern, transfer besar sering mencuri perhatian. Namun, cerita seperti Yanis Benchaouch justru sering menjadi penentu masa depan klub.

Inter tampaknya paham betul satu hal: bintang besar tidak selalu dibeli mahal—kadang, mereka ditemukan lebih awal, sebelum dunia menyadarinya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#yanis benchaouch #as monaco #serie A #Inter Milan