RADARTUBAN - Keputusan terkait Italia Batal Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 akhirnya ditegaskan setelah FIFA memastikan tidak ada perubahan peserta untuk turnamen mendatang.
Isu mengenai Italia bakal Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 sempat mencuat di tengah situasi geopolitik yang memanas antara Iran dan Amerika Serikat sebagai tuan rumah utama ajang tersebut.
Kondisi ini memicu spekulasi terkait peluang Italia untuk masuk menggantikan Iran meski gagal lolos dari babak kualifikasi.
FIFA Tegaskan Iran Tetap Berlaga
FIFA secara tegas menyatakan bahwa Iran tetap menjadi peserta resmi dan tidak akan digantikan oleh negara lain dalam Piala Dunia 2026.
Pernyataan ini sekaligus menutup spekulasi panjang terkait Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 yang ramai dibahas dalam beberapa pekan terakhir.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya telah memberikan sinyal kuat mengenai kehadiran Iran.
Ia menyatakan, “tim Iran pasti akan datang,” yang kemudian kembali ditegaskan oleh FIFA sebagai sikap resmi mereka.
Keputusan ini menunjukkan bahwa FIFA tetap berpegang pada hasil kualifikasi dan regulasi yang berlaku tanpa intervensi eksternal.
Desakan Ganti Iran dengan Italia
Wacana Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 muncul setelah utusan khusus AS, Paolo Zampolli, menyampaikan usulan tersebut.
Dalam pernyataannya kepada Financial Times, ia mengatakan:
“Saya mengonfirmasi bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan Infantino agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia.”
“Saya adalah warga asli Italia dan akan menjadi mimpi melihat Azzurri tampil di turnamen yang digelar di Amerika Serikat. Dengan empat gelar juara, mereka memiliki rekam jejak yang layak untuk diikutsertakan.”
Namun usulan tersebut tidak mendapat respons positif dari FIFA.
Italia sendiri gagal lolos setelah kalah di babak play-off sehingga secara regulasi tidak memenuhi syarat tampil.
Iran Sempat Pertimbangkan Mundur
Di sisi lain, Iran sempat mempertimbangkan untuk tidak berpartisipasi akibat situasi keamanan yang tidak stabil.
Serangan udara yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel menjadi salah satu alasan kekhawatiran mereka.
Menteri Pemuda dan Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyampaikan sikap pemerintah terkait hal ini.
“Hari ini kami juga mengadakan pertemuan dalam kerangka pembahasan ini, dan kami menjalankan kewajiban hukum kami.”
“Kami harus bersiap. Dalam kondisi apa pun, bisa saja diputuskan untuk tidak berangkat. Dan jika diputuskan untuk berangkat, kami tetap harus siap agar kehadiran kami, jika terjadi, menjadi kehadiran yang kuat. Namun sekali lagi, saya tegaskan bahwa pengambilan keputusan dalam hal ini didasarkan pada kondisi yang ada saat ini, bersama pemerintah dan kemungkinan Dewan Keamanan Nasional.”
Pernyataan ini menunjukkan bahwa keputusan akhir tetap mempertimbangkan kondisi nasional Iran.
Jadwal dan Grup Iran di Piala Dunia 2026
Iran telah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menjadi juara Grup A dalam kualifikasi Asia.
Mereka tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.
Seluruh pertandingan grup tersebut dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat.
Iran sempat mengajukan permintaan agar pertandingan dipindahkan ke Meksiko.
Namun FIFA menolak permintaan tersebut dengan alasan logistik yang dinilai rumit.
Isu Italia Batal Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 akhirnya terjawab dengan keputusan tegas dari FIFA.
Iran tetap menjadi peserta resmi sesuai hasil kualifikasi.
Sementara itu, Italia harus menerima kenyataan gagal tampil di turnamen bergengsi tersebut.
Keputusan ini menegaskan komitmen FIFA terhadap aturan dan integritas kompetisi internasional. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni