RADARTUBAN – Pergerakan pemuncak klasemen sementara Serie A, Inter Milan di bursa transfer kembali menemui jalan berliku.
Target mereka, Tarik Muharemovic dari Sassuolo, ternyata belum bisa diamankan meski pembicaraan sudah berlangsung intens.
Jurnalis transfer Matteo Moretto mengungkap bahwa kesepakatan antara kedua klub masih jauh dari kata final.
Ada faktor krusial yang membuat negosiasi menjadi jauh lebih kompleks dari yang terlihat di permukaan.
“Kesepakatan antara Inter dan Sassuolo untuk Muharemovic belum selesai. Fakta bahwa Juventus memegang 50% hak atas transfer masa depan pemain Bosnia itu bukan hal kecil.” tulis Moretto.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Kontrak di Juventus Menipis, Vlahovic Masuk Radar Serius Bayern Munich
Juventus, Faktor Penentu yang Menghambat
Keterlibatan Juventus menjadi variabel utama dalam negosiasi ini.
Dengan kepemilikan 50 persen atas nilai penjualan di masa depan, setiap kesepakatan tidak hanya melibatkan Inter dan Sassuolo, tetapi juga harus memperhitungkan kepentingan Juventus.
Dalam praktiknya, situasi ini sering memperlambat proses karena struktur finansial menjadi lebih rumit.
Sassuolo tidak bisa bergerak bebas, sementara Inter harus mencari formula yang menguntungkan semua pihak.
Skema Tukar Pemain Mulai Dibahas
Untuk memecah kebuntuan, Inter dan Sassuolo kini membuka opsi barter pemain sebagai bagian dari kesepakatan.
Langkah ini bukan hal baru, tetapi menunjukkan bahwa negosiasi sudah memasuki fase kreatif.
“Inter dan Sassuolo sedang mendiskusikan kemungkinan memasukkan seorang pemain sebagai bagian dari kesepakatan untuk mempermudah operasi. Kesepakatan dengan pemain sudah ada. Muharemovic tetap menjadi opsi terdekat, tetapi hingga hari ini belum ada kesepakatan antar klub.” lanjutnya.
Artinya, dari sisi personal, jalan sebenarnya sudah terbuka. Namun dalam sepak bola modern, persetujuan pemain saja tidak cukup tanpa keselarasan antar klub.
Alternatif Mulai Disiapkan
Di tengah ketidakpastian ini, Inter tidak tinggal diam. Nama Oumar Solet dari Udinese mulai masuk radar sebagai opsi cadangan.
Langkah ini mencerminkan sikap realistis Inter—tidak bergantung pada satu target, sekaligus menjaga fleksibilitas strategi.
Negosiasi yang Belum Menemukan Titik Temu
Untuk saat ini, Muharemovic masih menjadi target utama, tetapi belum ada jaminan akan berakhir dengan kesepakatan.
Banyak kepentingan bertemu dalam satu meja, dan itu membuat proses menjadi panjang dan penuh kalkulasi.
Di balik layar, ini bukan sekadar transfer pemain. Ini adalah permainan strategi, negosiasi, dan keseimbangan kepentingan—di mana satu detail kecil bisa menentukan apakah kesepakatan tercapai atau kembali runtuh. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni