RADARTUBAN – Kepastian masa depan akhirnya datang untuk Daniele De Rossi. Pelatih muda Italia itu resmi memperpanjang kontraknya bersama Genoa hingga tahun 2028, menyusul keberhasilan tim memastikan bertahan di kasta tertinggi.
Kabar ini pertama kali dilaporkan oleh jurnalis Francesco Guerrieri, yang mengungkap bahwa klausul perpanjangan otomatis dalam kontrak De Rossi telah aktif.
“Kontrak diperpanjang! Daniele De Rossi akan menjadi pelatih Genoa hingga 2028. Dengan bertahannya klub di Serie A yang sudah dipastikan secara resmi, klausul perpanjangan otomatis telah diaktifkan.” tulis Guerrieri dalam laporannya.
Baca Juga: Kisah Emosional De Rossi: Selamatkan Ostiamare, Bawa Klub Masa Kecilnya Naik ke Serie C
Hadiah atas Konsistensi
Perpanjangan kontrak ini bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah bentuk pengakuan atas kerja De Rossi yang berhasil membawa Genoa melewati tekanan musim dengan stabil.
Di tengah persaingan ketat Serie A, menjaga tim tetap bertahan bukan perkara mudah—terlebih bagi pelatih yang masih relatif baru dalam karier kepelatihannya.
Namun De Rossi membuktikan bahwa karakter dan pemahaman taktiknya mampu menjawab keraguan.
Dari Ikon Lapangan ke Pinggir Lapangan
Nama De Rossi selama ini identik dengan AS Roma sebagai legenda pemain. Kini, ia perlahan membangun identitas baru sebagai pelatih dengan gaya yang tegas namun adaptif.
Keputusan Genoa mempertahankannya hingga 2028 menunjukkan keyakinan besar terhadap proyek jangka panjang yang sedang dibangun.
Stabilitas Jadi Kunci
Dalam sepak bola modern yang sering diwarnai pergantian pelatih cepat, langkah Genoa ini terasa berbeda. Mereka memilih stabilitas dibanding keputusan instan.
Perpanjangan otomatis ini juga menandakan bahwa klub memiliki parameter jelas dalam menilai performa—bukan sekadar hasil sesaat, tetapi pencapaian target utama.
Awal dari Ambisi Lebih Besar
Bertahan di Serie A mungkin hanya langkah pertama. Dengan De Rossi di kursi pelatih hingga beberapa tahun ke depan, Genoa kini memiliki fondasi untuk bermimpi lebih tinggi.
Tantangan berikutnya jelas: bukan hanya bertahan, tetapi mulai bersaing.
Di titik ini, kisah De Rossi memasuki babak baru. Dari sekadar bertahan hidup di kompetisi elit, menuju upaya membangun sesuatu yang lebih besar—sesuatu yang bisa membuat Genoa kembali diperhitungkan.
Dan jika perjalanan ini berlanjut sesuai arah yang diinginkan, kontrak hingga 2028 bisa jadi bukan akhir cerita, melainkan awal dari era baru. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni