RADARTUBAN – Bursa pelatih Serie A mulai memanas. Klub kuda hitam Italia, Atalanta BC, dikabarkan semakin percaya diri memboyong pelatih senior Maurizio Sarri untuk memimpin proyek baru mereka musim depan.
Kabar tersebut pertama kali diungkap jurnalis transfer Italia, Nicolò Schira, melalui akun X pribadinya.
Dalam unggahannya, Schira menyebut Atalanta telah menyiapkan kontrak jangka panjang hingga 2029 dengan nilai mencapai 3,5 juta euro per musim.
“Atalanta percaya diri bisa meyakinkan Maurizio Sarri untuk bergabung dengan Nerazzurri. Kontrak hingga 2029 telah disiapkan dengan gaji 3,5 juta euro per tahun,” tulis Schira.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Romagnoli Buka Jalan Hijrah ke Qatar, Lazio Terancam Kehilangan Kapten
Atalanta Bersiap Memulai Era Baru
Rumor ini langsung memicu perhatian publik sepak bola Italia. Sebab, Atalanta selama beberapa musim terakhir dikenal sebagai klub dengan proyek paling stabil di Serie A.
Namun, kemungkinan perubahan di kursi pelatih membuka sinyal bahwa klub asal Bergamo itu ingin naik level lebih tinggi.
Sarri dianggap sebagai sosok yang cocok untuk membawa Atalanta tampil lebih matang di kompetisi domestik maupun Eropa.
Pelatih berusia 67 tahun itu punya reputasi kuat lewat filosofi permainan menyerang, penguasaan bola agresif, dan disiplin taktik yang khas.
Nama Sarri sendiri bukan sosok asing di Serie A. Ia pernah menangani SSC Napoli, Juventus, hingga SS Lazio.
Bahkan, Sarri sempat mempersembahkan gelar Serie A bersama Juventus dan trofi Liga Europa saat melatih Chelsea.
Tantangan Besar Menanti Sarri
Meski begitu, tantangan di Atalanta tidak akan mudah. Sarri dikenal membutuhkan waktu untuk membangun sistem permainan idealnya.
Sementara Atalanta selama ini sudah memiliki identitas bermain cepat dan vertikal yang melekat kuat.
Di sisi lain, manajemen tampaknya melihat Sarri sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar solusi instan.
Kontrak hingga 2029 menjadi bukti bahwa Atalanta ingin membangun fondasi baru dengan arah yang lebih ambisius.
Jika transfer ini benar-benar terwujud, Serie A musim depan dipastikan semakin panas.
Atalanta tak lagi hanya ingin menjadi pengganggu papan atas, tetapi mulai menunjukkan sinyal siap bertarung dalam perebutan gelar. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni