RADARTUBAN - Masa depan Yunus Musah kembali menjadi tanda tanya besar di AC Milan. Ketika banyak pihak memperkirakan gelandang muda asal Amerika Serikat itu akan melanjutkan karier bersama Atalanta, kenyataannya justru berbelok tajam.
Klub Serie A asal Bergamo itu resmi memutuskan tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai 26 juta euro untuk Musah.
Kabar tersebut pertama kali diungkap jurnalis transfer Italia, Nico Schira, melalui akun X miliknya.
“Itu sudah dikonfirmasi! Atalanta hari ini telah mengumumkan kepada AC Milan keputusan mereka untuk tidak mengaktifkan opsi pembelian (€ 26 juta) untuk Yunus Musah, yang akan kembali ke Milan,” tulis Nico Schira.
Keputusan ini langsung memunculkan tanda tanya besar mengenai arah proyek Milan musim depan.
Baca Juga: Atalanta Pilih Maurizio Sarri Gantikan Palladino, Era Baru Sepak Bola Atraktif Segera Dimulai
Gagal Meyakinkan di Bergamo
Musah sebenarnya datang ke Atalanta dengan ekspektasi cukup tinggi. Energi, mobilitas, dan kemampuan membawa bola yang dimilikinya sempat dianggap cocok dengan gaya permainan agresif khas klub tersebut.
Namun realitanya tak semulus prediksi awal. Performa Musah dinilai belum cukup konsisten untuk membuat Atalanta rela mengeluarkan dana besar secara permanen.
Dalam sepak bola modern yang makin berhitung secara finansial, 26 juta euro bukan angka kecil untuk pemain yang belum benar-benar menjadi pembeda.
Situasi itu membuat Atalanta memilih mundur.
Milan Kini Punya Masalah Baru
Kembalinya Musah justru bisa menjadi dilema baru bagi Rossoneri. Milan saat ini sedang memasuki fase evaluasi besar setelah musim yang penuh tekanan dan kritik.
Skuad lini tengah mereka sudah cukup padat, sementara kebutuhan utama justru ada pada sektor lain.
Artinya, Musah bisa saja kembali dipinjamkan, dijual permanen, atau dipertahankan tergantung arah pelatih dan manajemen baru.
Yang menarik, usia Musah masih tergolong muda. Potensinya belum habis. Tetapi sepak bola Italia sering tidak memberi banyak waktu bagi pemain untuk berkembang perlahan.
Bursa Transfer Belum Selesai
Kegagalan transfer permanen ini membuat nama Musah dipastikan kembali masuk radar bursa transfer musim panas.
Milan masih punya waktu menentukan langkah terbaik sebelum pramusim dimulai.
Satu hal yang pasti, keputusan Atalanta menunjukkan bahwa reputasi besar saja tidak cukup. Di Serie A, konsistensi tetap menjadi mata uang paling mahal. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni