RADARTUBAN - Nomor punggung Timnas Spanyol untuk ajang Piala Dunia 2026 resmi diumumkan Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol atau RFEF.
Pengumuman tersebut langsung memancing reaksi publik di media sosial.
Banyak penggemar menilai pembagian nomor jersey skuad Spanyol kali ini cukup tidak biasa.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah keputusan memberikan nomor 9 kepada gelandang muda Barcelona, Gavi.
Padahal nomor tersebut identik dengan seorang penyerang tengah.
Baca Juga: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tuai Kritik, FIFA Digugat Terkait Dugaan Permainan Harga
Selain itu, nomor besar yang dipakai pemain inti juga ikut menjadi bahan pembicaraan publik.
Lamine Yamal mendapat nomor 19.
Nico Williams memakai nomor 17.
Sedangkan Mikel Oyarzabal menggunakan nomor 21.
Keputusan tersebut membuat nomor punggung Timnas Spanyol menjadi topik hangat di kalangan pencinta sepak bola Eropa.
Luis de la Fuente Sebut Spanyol Favorit Juara
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, sebelumnya mengaku percaya diri dengan kualitas timnya saat ini.
Ia menyebut Spanyol masuk dalam jajaran unggulan juara bersama Inggris dan Prancis.
“Kami harus tetap berhati-hati meskipun menjadi favorit,” ujar Luis de la Fuente.
“Kami harus tetap rendah hati. Saya tidak menutupi fakta bahwa kami adalah favorit, tetapi tingkat favorit kami sama seperti Inggris atau Prancis.”
Pernyataan tersebut muncul setelah performa Timnas Spanyol terus menunjukkan tren positif dalam beberapa pertandingan terakhir.
Skuad La Furia Roja juga dipenuhi pemain muda yang tampil impresif bersama klub masing-masing.
Kehadiran pemain seperti Rodri, Pedri, hingga Lamine Yamal membuat kekuatan Timnas Spanyol semakin diperhitungkan.
Gavi Pakai Nomor 9 Jadi Perdebatan
Keputusan Gavi memakai nomor 9 langsung memicu perdebatan di media sosial.
Banyak pendukung sepak bola menganggap nomor tersebut lebih cocok digunakan striker murni.
Apalagi Spanyol masih memiliki beberapa pemain depan seperti Ferran Torres dan Borja Iglesias.
Reaksi keras datang dari para pengguna media sosial yang merasa pembagian nomor kali ini kurang sesuai tradisi sepak bola.
“Hahahah nomor 7, 10 dan 11 dipakai Ferran, Olmo dan Pino. Padahal penyerang utama kami memakai nomor 19, 21 dan 17. Duo bek tengah memakai 22 dan 14. Dan nomor 9 malah dipakai gelandang. Aura,” tulis seorang penggemar.
Komentar lain juga mempertanyakan keputusan tersebut.
“Gavi memakai nomor 9 adalah hal paling menghancurkan aura yang pernah saya lihat,” tulis akun lainnya.
Tidak sedikit pula yang menilai nomor punggung Timnas Spanyol kali ini terasa acak.
“Nomor jersey itu tidak masuk akal,” tulis salah satu komentar lainnya.
Perdebatan mengenai Gavi pakai nomor 9 pun terus ramai dibicarakan hingga sekarang.
Dani Olmo Kenakan Nomor 10 Legendaris
Selain Gavi, perhatian publik juga tertuju pada Dani Olmo.
Pemain RB Leipzig itu dipercaya memakai nomor 10 yang memiliki sejarah panjang di Timnas Spanyol.
Nomor tersebut sebelumnya pernah dikenakan beberapa legenda sepak bola Spanyol.
Di antaranya Raul Gonzalez, Fernando Torres, hingga Cesc Fabregas.
Penggunaan nomor 10 oleh Dani Olmo dinilai menjadi bentuk kepercayaan besar dari tim pelatih.
Sementara itu, David Raya mendapatkan nomor 1 sebagai penjaga gawang utama.
Sedangkan Rodri memakai nomor 16 dalam skuad terbaru Timnas Spanyol.
Kombinasi pemain senior dan muda membuat skuad Spanyol cukup menjanjikan di Piala Dunia mendatang.
Daftar Lengkap Nomor Punggung Timnas Spanyol
Berikut daftar nomor punggung Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026:
1. David Raya
2. Marc Pubill
3. Alejandro Grimaldo
4. Eric Garcia
5. Marcos Llorente
6. Mikel Merino
7. Ferran Torres
8. Fabian Ruiz
9. Gavi
10. Dani Olmo
11. Yeremy Pino
12. Pedro Porro
13. Joan Garcia
14. Aymeric Laporte
15. Alex Baena
16. Rodri
17. Nico Williams
18. Martin Zubimendi
19. Lamine Yamal
20. Pedri
21. Mikel Oyarzabal
22. Pau Cubarsi
23. Unai Simon
24. Marc Cucurella
25. Victor Munoz
26. Borja Iglesias
Kini publik menantikan apakah keputusan unik terkait nomor punggung Timnas Spanyol akan membawa keberuntungan di Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni