RADARTUBAN – Masa depan penyerang Ukraina, Artem Dovbyk, mulai diselimuti tanda tanya besar. Baru semusim membela AS Roma, sang striker kini dikabarkan sudah berada di ambang pintu keluar Stadion Olimpico.
Kabar tersebut datang dari jurnalis transfer Italia, Nicolò Schira, melalui akun X miliknya.
“Artem Dovbyk tidak masuk dalam rencana Gian Piero Gasperini dan siap meninggalkan AS Roma. Dua klub luar negeri sudah meminta informasi mengenai sang striker.” tulis Schira.
Informasi itu menjadi sinyal kuat bahwa perubahan besar tengah berlangsung di klub Serie A asal Ibu Kota Italia tersebut.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Kerim Alajbegovic Beri Sinyal ke Serie A, Inter hingga Roma Masuk Radar
Korban Pertama Revolusi Gasperini?
Kehadiran Gasperini identik dengan perubahan struktur tim yang tegas. Pelatih yang dikenal sukses membangun identitas permainan agresif itu kerap tidak ragu melepas pemain yang dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan taktiknya.
Dalam konteks tersebut, Dovbyk tampaknya menjadi salah satu nama yang kesulitan mendapatkan tempat di proyek baru Roma.
Padahal, eks striker Girona FC itu datang ke Italia dengan reputasi mentereng setelah tampil tajam di La Liga.
Namun sepak bola Italia memiliki tuntutan berbeda. Adaptasi yang tidak selalu mulus membuat performanya belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi tinggi publik Roma.
Dua Klub Asing Mulai Bergerak
Meski posisinya di Roma mulai goyah, nilai pasar Dovbyk tetap menarik. Usianya yang masih berada dalam masa emas serta rekam jejak produktif di level Eropa membuat sejumlah klub masih melihatnya sebagai investasi menjanjikan.
Fakta bahwa dua klub luar negeri telah meminta informasi menunjukkan minat terhadap Dovbyk bukan sekadar spekulasi.
Negosiasi bisa berkembang cepat apabila Roma benar-benar membuka pintu transfer dalam beberapa pekan mendatang.
Roma Menuju Wajah Baru
Situasi ini sekaligus memperlihatkan arah pembangunan skuad Roma di bawah Gasperini.
Klub tampaknya ingin membentuk tim yang benar-benar sesuai dengan filosofi sang pelatih, bukan sekadar mempertahankan nama-nama besar.
Bagi Dovbyk, keputusan musim panas ini bisa menjadi titik balik karier. Bertahan dan berjuang merebut hati pelatih baru atau memulai petualangan baru di luar Italia.
Yang jelas, sinyal dari Trigoria semakin terang: masa depan sang bomber di Roma tidak lagi seaman beberapa bulan lalu. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni