RADARTUBAN – Timnas Indonesia kembali menunjukkan sinyal positif di pentas internasional. Usai FIFA Matchday Juni 2026, skuad Garuda berhasil memperbaiki posisi di Ranking FIFA dengan naik empat tingkat ke peringkat 118 dunia.
Meski belum mampu menggeser Thailand dan Vietnam di kawasan ASEAN, tren kenaikan ini menjadi bukti bahwa Indonesia terus bergerak ke arah yang tepat.
Berdasarkan pembaruan ranking FIFA terbaru, Indonesia kini mengoleksi 1.157,14 poin atau bertambah 12,26 poin dibanding periode sebelumnya.
Tambahan tersebut menjadi yang terbesar di antara negara-negara ASEAN papan atas pada edisi kali ini.
Meski demikian, posisi Indonesia masih berada di urutan ketiga Asia Tenggara, di bawah Thailand dan Vietnam.
Thailand masih menjadi negara ASEAN dengan ranking tertinggi di posisi 94 dunia dengan 1.250,87 poin.
Namun menariknya, tim Gajah Perang justru turun satu peringkat dunia meski memperoleh tambahan 7,53 poin.
Sementara Vietnam tetap bertahan di posisi 99 dunia dengan koleksi 1.225,68 poin.
Garuda Semakin Dekat dengan Rival Utama
Jika melihat selisih poin, Indonesia memang masih memiliki pekerjaan rumah untuk mengejar dua rival tradisional tersebut.
Namun dibanding beberapa tahun lalu, jarak itu kini semakin realistis untuk dipangkas.
Kenaikan empat peringkat dunia menunjukkan bahwa hasil-hasil positif yang diraih Timnas Indonesia mulai memberikan dampak nyata terhadap posisi di ranking FIFA.
Ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan perkembangan performa tim secara keseluruhan.
Momentum Penting Menuju Agenda Berikutnya
Yang patut dicatat, Indonesia menjadi salah satu negara ASEAN dengan lonjakan ranking paling signifikan pada periode ini.
Di saat Vietnam stagnan dan Thailand kehilangan satu posisi dunia, Garuda justru terus menanjak.
Momentum ini penting karena ranking FIFA bukan hanya soal gengsi. Posisi yang lebih baik dapat memengaruhi pembagian pot unggulan dalam berbagai turnamen internasional dan kualifikasi.
Tantangan Belum Selesai
Meski kabar ini layak disambut positif, Indonesia belum bisa berpuas diri. Thailand masih unggul 24 peringkat dunia, sedangkan Vietnam berada 19 tingkat di atas skuad Garuda.
Artinya, konsistensi menjadi kata kunci. Kenaikan ranking harus dibarengi performa stabil dalam laga-laga kompetitif berikutnya.
Namun satu hal yang kini semakin jelas: Timnas Indonesia bukan lagi sekadar penggembira dalam persaingan sepak bola ASEAN.
Garuda terus terbang lebih tinggi, dan perlahan mulai menekan dominasi Thailand serta Vietnam yang selama bertahun-tahun sulit disentuh.
Perburuan status sebagai kekuatan nomor satu Asia Tenggara memang belum selesai. Tetapi Juni 2026 memberikan pesan kuat bahwa Indonesia sedang berada di jalur yang benar. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni