RADARTUBAN - Pintu kepulangan Roberto Mancini ke Timnas Italia tampaknya semakin terbuka lebar.
Pelatih berusia 61 tahun itu resmi mengakhiri kebersamaannya dengan klub Qatar, Al Sadd, di tengah menguatnya kabar bahwa dirinya akan kembali memimpin Gli Azzurri.
Informasi tersebut disampaikan pakar transfer internasional Fabrizio Romano melalui akun X miliknya.
Romano melaporkan bahwa Mancini telah memutuskan berpisah dengan Al Sadd dan kini menjadi kandidat utama untuk mengisi kursi pelatih Timnas Italia.
Baca Juga: Emi Martinez Sepakat Gabung Juventus, Rela Potong Gaji Demi Pindah ke Italia
"Roberto Mancini memutuskan berpisah dengan klub Qatar, Al Sadd. Ia menjadi kandidat utama untuk menjadi pelatih kepala Timnas Italia berikutnya." tulis Romano.
Tak hanya itu, peluang reuni juga semakin besar karena Mancini disebut telah memberikan persetujuannya.
"Mancini sudah mengatakan ya untuk pekerjaan itu dan kini menunggu federasi mengonfirmasi rencana mereka," lanjutnya.
Jalan Pulang Sang Juara Euro
Nama Mancini memiliki tempat khusus dalam sejarah sepak bola Italia. Di bawah kepemimpinannya, Italia tampil impresif dan berhasil menjuarai Euro 2020 setelah mengalahkan Inggris di final.
Namun hubungan keduanya sempat berakhir pada 2023 ketika Mancini memilih menerima tawaran melatih Arab Saudi.
Keputusan tersebut memicu kontroversi karena datang secara mendadak dan mengejutkan publik sepak bola Italia.
Kini, hanya beberapa tahun berselang, situasi berubah drastis. Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) justru mempertimbangkan sosok yang pernah membawa kejayaan tersebut untuk kembali memimpin proyek kebangkitan Gli Azzurri.
Italia Butuh Stabilitas
Kembalinya Mancini dinilai bukan sekadar nostalgia. Italia saat ini membutuhkan figur yang memahami karakter sepak bola negaranya sekaligus mampu membangun fondasi jangka panjang.
Pengalaman Mancini dalam menangani tekanan besar di level internasional menjadi nilai tambah yang sulit ditandingi kandidat lain.
Mancini mengenal sistem federasi, memahami kultur tim nasional, dan pernah sukses mempersatukan generasi pemain yang berbeda dalam satu visi permainan.
Baca Juga: Vincenzo Italiano Selangkah Lagi ke Besiktas, Klub Turki Siapkan Proyek Jangka Panjang
Reuni yang Menguntungkan Kedua Pihak
Jika kesepakatan resmi tercapai, ini bisa menjadi solusi ideal bagi kedua pihak. Italia mendapatkan pelatih yang sudah terbukti sukses, sementara Mancini memperoleh kesempatan memperbaiki hubungan yang sempat renggang dengan publik sepak bola negaranya.
Kini bola berada di tangan federasi. Setelah Mancini memberikan lampu hijau, keputusan final tinggal menunggu konfirmasi resmi FIGC.
Dan jika semua berjalan sesuai rencana, salah satu kisah comeback terbesar dalam sepak bola Italia akan segera menjadi kenyataan. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama