RADARTUBAN - Timnas Qatar mencatatkan sejarah setelah meraih hasil imbang dramatis 1-1 melawan Swiss pada laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026.
Gol penyeimbang yang dicetak Boualem Khoukhi pada menit ke-93:59 tidak hanya menyelamatkan Qatar dari kekalahan, tetapi juga masuk dalam catatan sejarah Piala Dunia sebagai gol penyama kedudukan ketiga paling telat yang pernah tercipta di fase grup sejak data resmi mulai dicatat pada 1966.
Baca Juga: Lawan Korea Selatan, Timnas Ceko Ganti Nama Menjadi Czechia di Piala Dunia 2026
Gol Dramatis di Ujung Pertandingan
Qatar sepanjang pertandingan berada dalam tekanan Swiss yang lebih dominan dalam penguasaan bola maupun jumlah peluang.
Swiss bahkan sempat unggul lebih dulu melalui penalti Breel Embolo pada menit ke-17 dan terlihat akan mengamankan tiga poin penting. Namun segalanya berubah pada masa injury time.
Pada menit 90+5, Homam Ahmed mengirimkan umpan silang ke kotak penalti dan Boualem Khoukhi menyambutnya dengan sundulan tajam yang gagal dihentikan kiper Swiss Gregor Kobel. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1.
Masuk Buku Sejarah Piala Dunia
Menurut data statistik yang dirilis OneFootball, gol Khoukhi yang tercipta pada menit ke-93:59 menjadi gol penyeimbang ketiga paling telat dalam sejarah fase grup Piala Dunia sejak 1966.
Momen tersebut sekaligus menjadi salah satu penyelamatan paling dramatis yang pernah dilakukan Qatar di panggung sepak bola dunia.
Poin Pertama Qatar di Piala Dunia
Lebih istimewa lagi, hasil imbang tersebut menghasilkan poin pertama Qatar dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia.
Pada edisi 2022 saat menjadi tuan rumah, Qatar kalah dalam seluruh pertandingan fase grup dan gagal meraih satu poin pun.
Karena itu, hasil melawan Swiss menjadi pencapaian bersejarah bagi negara Timur Tengah tersebut.
Julen Lopetegui Puas
Pelatih Qatar, Julen Lopetegui, melihat hasil ini sebagai bukti perkembangan timnya.
Meski lebih banyak bertahan sepanjang pertandingan, Qatar mampu menunjukkan disiplin dan semangat juang hingga detik terakhir sebelum akhirnya mendapatkan hadiah berupa gol penyeimbang yang sangat berharga.
Baca Juga: Gianni Infantino Minta Kritik terhadap FIFA Dihentikan: Santai Saja dan Nikmati Piala Dunia
Persaingan Grup B Makin Ketat
Hasil imbang Qatar kontra Swiss membuat persaingan Grup B semakin terbuka.
Sebelumnya Kanada dan Bosnia-Herzegovina juga bermain imbang 1-1, sehingga seluruh penghuni Grup B sama-sama mengoleksi satu poin setelah pertandingan pertama.
Situasi tersebut membuat peluang keempat tim untuk lolos ke fase gugur masih terbuka lebar.
Malam Bersejarah untuk Qatar
Bagi Qatar, gol Boualem Khoukhi bukan sekadar penyelamat dari kekalahan.
Gol itu menghadirkan catatan sejarah baru, menghasilkan poin pertama mereka di Piala Dunia, serta menjaga asa untuk menciptakan kejutan di Grup B.
Dan ketika peluit panjang berbunyi di Levi's Stadium, Qatar merayakan satu poin yang terasa layaknya sebuah kemenangan besar. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama