RADARTUBAN - Manchester City diperkirakan harus lebih selektif dalam aktivitas transfer musim panas ini.
Meski masih aktif di bursa transfer, The Citizens tidak bisa terus mendatangkan pemain tanpa mempertimbangkan regulasi UEFA mengenai pendaftaran skuad untuk kompetisi Eropa musim depan. Jika tidak ada pemain yang dilepas, City berpotensi kesulitan mendaftarkan seluruh pemain barunya ke Liga Champions.
Kuota UEFA Jadi Sorotan
UEFA membatasi jumlah pemain yang dapat didaftarkan setiap klub untuk kompetisi Eropa.
Karena itu, setiap pemain baru yang direkrut harus diimbangi dengan penyesuaian komposisi skuad agar kuota tetap terpenuhi. Situasi ini membuat Manchester City harus menyusun strategi transfer dengan lebih cermat.
Baca Juga: UEFA Tolak Aturan Kontroversial Piala Dunia, Euro 2028 Tidak Akan Gunakan Hydration Breaks
Beberapa Pemain Berpotensi Hengkang
Sejumlah nama disebut berpeluang meninggalkan Etihad Stadium pada bursa transfer kali ini.
Jack Grealish, Savinho, Kalvin Phillips, James McAtee, hingga Claudio Echeverri menjadi beberapa pemain yang masa depannya masih belum pasti. Kepergian mereka akan membuka ruang bagi pemain-pemain baru untuk didaftarkan ke kompetisi UEFA.
Tak Bisa Hanya Fokus Membeli
Manchester City juga dituntut menyeimbangkan aktivitas belanja pemain dengan penjualan.
Selain untuk menjaga komposisi skuad, langkah tersebut penting agar klub tetap mematuhi regulasi UEFA sekaligus memiliki ruang yang cukup untuk mendaftarkan pemain baru pada kompetisi Eropa musim 2026/2027.
Bursa Transfer Masih Panjang
Dengan jendela transfer yang masih terbuka, Manchester City diperkirakan masih akan aktif melepas beberapa pemain sebelum kembali merekrut amunisi baru.
Langkah itu dinilai menjadi solusi agar klub tetap kompetitif tanpa mengalami kendala administrasi saat mendaftarkan skuad ke Liga Champions musim depan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni