RADARTUBAN - Saga transfer Mariano Peralta kembali memasuki fase yang penuh tanda tanya.
Setelah sebelumnya diyakini tinggal menunggu pengumuman resmi sebagai pemain baru Persija Jakarta, kini muncul kabar terbaru yang menyebut peluang gelandang asal Argentina itu bergabung dengan Macan Kemayoran justru mengarah pada pembatalan.
Informasi tersebut pertama kali diungkap akun X @IndosFC. Dalam unggahannya disebutkan Peralta berpotensi batal merapat ke Persija, dengan sejumlah kemungkinan lain terbuka, mulai dari bergabung ke klub Indonesia lain hingga melanjutkan karier di luar negeri.
Baca Juga: Bursa Transfer Serie A : Gaji Jadi Batu Sandungan, Juventus Siap Bajak Nicolo Zaniolo dari Udinese
Kabar itu langsung memantik spekulasi baru di tengah panasnya bursa transfer Super League Indonesia 2026/2027.
Persija Sudah Siapkan Rencana Cadangan
Jika skenario terburuk benar-benar terjadi, Persija disebut tidak tinggal diam. Manajemen dikabarkan telah menyiapkan beberapa alternatif pemain asing untuk mengisi kebutuhan tim.
Salah satu nama yang mencuat ialah mantan penyerang Timnas Kroasia, Ante Rebic.
Pemain berusia 32 tahun itu dikabarkan akan meninggalkan Hajduk Split dan masuk dalam daftar kandidat yang dipertimbangkan Macan Kemayoran.
Meski demikian, hingga kini belum ada pengumuman resmi dari Persija terkait perubahan arah negosiasi tersebut.
Situasi masih sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu.
Shin Tae-yong Pernah Yakin Peralta Datang
Menariknya, beberapa pekan lalu pelatih Persija, Shin Tae-yong, sempat menyampaikan keyakinannya bahwa Peralta telah dikontrak klub.
"Sejauh yang saya dengar, Peralta memang sudah dikontrak. Saya senang mendengarnya dan berharap bisa menyambutnya dengan baik di tim," ujar Shin Tae-yong.
Pernyataan tersebut kala itu memperkuat keyakinan bahwa transfer tinggal menunggu peresmian.
Namun, perkembangan terbaru menunjukkan bahwa dalam bursa transfer, kesepakatan verbal belum tentu berujung pada tanda tangan kontrak final.
Persija Harus Bergerak Cepat
Apabila Peralta benar-benar gagal bergabung, Persija dituntut bergerak cepat agar persiapan tim tidak terganggu.
Sosok seperti Ante Rebic menawarkan pengalaman bermain di level tertinggi Eropa serta kualitas yang dapat meningkatkan daya gedor lini depan.
Namun, mendatangkan pemain dengan reputasi besar juga membutuhkan kesiapan finansial dan kepastian proyek olahraga yang jelas.
Di sisi lain, hingga ada pernyataan resmi dari Persija maupun pihak Peralta, kabar batalnya transfer masih sebatas rumor yang berkembang di bursa transfer.
Karena itu, publik sepak bola Indonesia masih harus menunggu pengumuman resmi sebelum menarik kesimpulan mengenai masa depan salah satu pemain terbaik Super League musim lalu tersebut. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama