RADARTUBAN – Raksasa Serie A, AC Milan menghadapi ujian besar sebelum musim baru benar-benar dimulai.
Bukan soal mencari pemain anyar, melainkan mempertahankan salah satu bintang paling bersinar di skuad mereka.
Christian Pulisic kini berada di persimpangan setelah negosiasi kontrak barunya diwarnai tuntutan kenaikan gaji, sementara tawaran menggiurkan dari Major League Soccer (MLS) mulai membayangi.
Rossoneri memang masih ingin mempertahankan winger asal Amerika Serikat tersebut. Namun, jalan menuju kesepakatan tampaknya tidak akan mudah.
Milan Ingin Perpanjang Kontrak
Jurnalis transfer asal Italia, Nicolò Schira, melalui akun X pribadinya mengungkapkan situasi terbaru negosiasi antara AC Milan dan Pulisic.
Baca Juga: Christian Pulisic Diminati NYCFC, AC Milan Tegaskan Sang Bintang Tidak Dijual
"AC Milan ingin mempertahankan Christian Pulisic dan sedang merencanakan perpanjangan kontrak. Saat ini sang winger menerima gaji 4,5 juta euro per tahun dan meminta kenaikan menjadi 7-8 juta euro per tahun untuk memperpanjang kontraknya hingga 2031." tulis Schira.
"Dalam beberapa pekan terakhir, Pulisic juga menerima tawaran luar biasa sebesar 10 juta euro per tahun dari New York City FC." lanjutnya.
Laporan itu menunjukkan bahwa pembicaraan masih berlangsung dan belum mencapai titik akhir.
Tawaran MLS Jadi Ancaman Nyata
Permintaan kenaikan gaji Pulisic dinilai sebanding dengan kontribusinya sejak bergabung dengan AC Milan.
Namun, tawaran 10 juta euro per musim dari New York City FC menjadi godaan yang sulit diabaikan.
Dengan nilai tersebut, klub MLS itu siap menjadikan Pulisic sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di kompetisi Amerika Serikat.
Milan Harus Bergerak Cepat
Bagi AC Milan, mempertahankan Pulisic bukan sekadar soal angka. Winger berusia 27 tahun itu telah menjadi salah satu motor serangan Rossoneri berkat kecepatan, kreativitas, dan produktivitasnya di lini depan.
Hingga kini belum ada kesepakatan resmi terkait kontrak baru. Namun, satu hal mulai terlihat jelas: jika Milan terlalu lama mengambil keputusan, mereka berisiko kehilangan salah satu aset paling berharga.
Kini, pilihan ada di tangan Rossoneri—memenuhi tuntutan sang bintang atau membuka peluang bagi MLS mencuri salah satu ikon mereka pada bursa transfer musim panas ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni