RADARTUBAN – Legenda hidup sepak bola Italia, Paolo Maldini, resmi ditunjuk sebagai Direktur Teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Sabtu (11/7).
Maldini mengemban tugas utama yang sangat berat, yakni mengakhiri krisis berkepanjangan yang membayangi Timnas Italia setelah mencatat rekor kelam gagal lolos ke Piala Dunia dalam tiga edisi beruntun.
Penunjukan mantan kapten AC Milan tersebut menandai babak baru bagi FIGC dalam membenahi total struktur sepak bola nasional mereka.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Giovanni Malago, Presiden FIGC yang baru saja terpilih bulan lalu pasca-tugasnya memimpin kepanitiaan Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026.
Baca Juga: Paolo Maldini Segera Kembali, FIGC Percayakan Masa Depan Timnas Italia di Tangannya
Melalui pernyataan resmi federasi, Presiden Giovanni Malago dengan bangga mengumumkan bahwa Paolo Maldini telah menerima posisi strategis tersebut sebagai Direktur Teknik FIGC. Langkah ini diharapkan mampu membawa perubahan positif dan mengembalikan mental juara ke dalam tubuh skuad Gli Azzurri. (saf)
Kontrak Hingga 2028 dan Tugas Cari Pelatih Baru
Sejumlah media terkemuka Italia menyebutkan bahwa Maldini telah menyepakati kontrak kerja jangka panjang hingga tahun 2028 mendatang. Tugas pertama yang langsung menanti di mejanya adalah mencari sosok pelatih baru untuk menakhodai Timnas Italia.
Kursi pelatih utama saat ini tengah kosong setelah FIGC mengambil tindakan tegas memecat Gennaro Gattuso. Pemecatan tersebut merupakan buntut dari kekalahan memilukan Italia lewat drama adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina pada babak playoff Piala Dunia, Maret lalu.
Akibat kekalahan tersebut, tim pemilik empat gelar juara dunia ini harus rela kembali absen dari putaran final turnamen sepak bola paling bergengsi di planet bumi tersebut untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Dampak dari kegagalan beruntun itu memicu perombakan besar-besaran di internal federasi. Gabriele Gravina akhirnya meletakkan jabatannya sebagai Presiden FIGC setelah terus-menerus mendapat desakan hebat dari publik serta tokoh politik Italia.
Kendali Penuh Cetak Biru Sepak Bola Italia
Dalam proyek perombakan besar ini, mantan rekan setim Maldini di AC Milan, Leonardo, juga ikut ditarik oleh federasi untuk mengemban tugas sebagai penasihat teknis.
Sementara itu, Maldini akan memegang tanggung jawab penuh untuk memantau dan mengevaluasi seluruh kelompok usia Timnas Italia.
Langkah ini diambil dengan target untuk menghadirkan pola pembinaan usia muda yang jauh lebih jelas, terukur, dan terarah dibanding periode sebelumnya. Tanggung jawab besar kini berada sepenuhnya di pundak Maldini untuk memegang kendali atas cetak biru (blueprint) sepak bola nasional Italia.
Selain merumuskan arah pengembangan jangka panjang Timnas, ia dituntut cepat menunjuk pelatih baru berkualitas yang mampu meloloskan Italia ke ajang Euro 2028, sekaligus mengembalikan kejayaan Gli Azzurri agar bisa kembali bersaing di papan atas Piala Dunia mendatang. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama