RADARTUBAN - Penyelenggara Ballon d'Or merilis pernyataan tegas melalui situs resminya terkait kriteria pemenang trofi individu paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut.
Dalam rilisnya, pihak penyelenggara menekankan bahwa keberhasilan seorang pemain membawa negaranya menjuarai Piala Dunia tidak secara otomatis menjamin sang pemain bakal memenangkan Ballon d'Or.
Baca Juga: Bruno Fernandes Disebut Layak Masuk Kandidat Ballon d'Or, Ini Kata Paul Pogba
Catatan Statistik Sejak Edisi 1995
Berdasarkan data statistik sejak edisi 1995, hanya ada empat dari tujuh pemenang Piala Dunia yang berhasil memenangkan Ballon d'Or pada tahun yang sama. Angka tersebut menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 57 persen, yang membuktikan bahwa trofi Piala Dunia bukanlah jaminan mutlak untuk meraih penghargaan individu tersebut.
Netizen Ungkit Kontroversi Kemenangan Lionel Messi dan Erling Haaland
Pernyataan resmi ini mendadak viral dan langsung disambar oleh para pecinta sepak bola di media sosial.
Netizen ramai-ramai menyindir pengumuman tersebut dengan mengungkit kembali kontroversi saat Lionel Messi memenangkan Ballon d'Or usai menjuarai Piala Dunia, padahal di saat yang bersamaan Erling Haaland tampil luar biasa superior dengan memecahkan rekor gol dan membawa Manchester City merengkuh treble winner.
Penilaian Berdasarkan Performa Sepanjang Musim
Pihak Ballon d'Or menjelaskan bahwa menjuarai Piala Dunia memang sangat membantu memuluskan jalan seorang kandidat.
Kendati demikian, piala tersebut tidak serta-merta memastikan kemenangan, sebab untuk memenangkan Ballon d'Or seorang pemain harus terbukti menjadi yang terbaik sepanjang musim kompetisi berjalan, bukan hanya saat turnamen Piala Dunia berlangsung. (*)
Editor : Yudha Satria AditamaSumber : Radar Tuban