RADARTUBAN - Bhayangkara FC akhirnya membuka keran perekrutan pemain asing untuk menghadapi BRI Super League 2026/2027.
Klub berjuluk The Guardians itu resmi memperkenalkan Milan Ristovski sebagai legiun asing pertama yang akan memperkuat lini depan musim ini.
Penyerang berusia 28 tahun tersebut datang dengan pengalaman yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Selain pernah berkarier di kasta tertinggi Liga Ceko bersama Bohemians 1905, Ristovski juga masih menjadi bagian penting Timnas Makedonia Utara.
Rekam Jejak Tak Mewah, Pengalaman Internasional Jadi Nilai Lebih
Selama membela Bohemians 1905 dalam kurun sekitar dua setengah musim, Ristovski mencatatkan 72 penampilan di semua ajang dengan torehan 5 gol dan 2 assist.
Statistik tersebut memang tidak terlalu mencolok untuk ukuran seorang penyerang.
Namun, Bhayangkara FC tampaknya melihat aspek lain yang jauh lebih berharga, yakni pengalaman bermain di level kompetisi Eropa dan kematangan menghadapi pertandingan berintensitas tinggi.
Di level internasional, Ristovski telah mengoleksi 40 penampilan bersama Timnas Makedonia Utara dengan sumbangan 4 gol.
Jumlah caps tersebut menjadi bukti bahwa ia bukan sekadar pemain pelengkap di skuad negaranya.
Pernah Terlibat Hancurkan Mimpi Italia
Nama Milan Ristovski juga pernah menjadi bagian dari salah satu momen paling mengejutkan dalam sejarah sepak bola Eropa.
Ia masuk dalam skuad Makedonia Utara saat timnya menyingkirkan Italia pada babak play-off Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Kemenangan dramatis itu membuat juara Eropa tersebut gagal tampil di putaran final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun.
Kini tantangan baru menanti Ristovski di Indonesia. Kehadirannya menjadi sinyal bahwa Bhayangkara FC tidak hanya mencari pemain asing dengan nama besar, tetapi juga sosok yang memiliki pengalaman internasional dan mental bertanding di level tinggi.
Jika mampu cepat beradaptasi dengan karakter Super League, Ristovski berpeluang menjadi kepingan penting dalam ambisi The Guardians bersaing di papan atas musim 2026/2027. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni