Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sering Pakai WiFi Publik di Tempat Umum, Awas Data Pribadimu Bisa Diretas Jika Tidak Melakukan Ini

Tugino • Senin, 8 Juli 2024 | 02:46 WIB
Salah satu modus yang dilakukan oleh para penjahat siber untuk mencuri data adalah menyusup melalui WiFi publik.
Salah satu modus yang dilakukan oleh para penjahat siber untuk mencuri data adalah menyusup melalui WiFi publik.

RADARTUBAN - Pencurian data pribadi sedang marak saat ini. Bahaya ini bisa mengintai siapa saja. Tidak hanya kita kita, data Pusat Data Nasional (PDN) saja akhir-akhir ini baru saja diretas.

Berbagai modus yang dilakukan oleh para penjahat siber untuk mencuri data. Salah satunya menyusup melalui WiFi publik.

Selain itu, pelaku juga biasanya membuat jaringan palsu yang mirip dengan WiFi publik yang sah.

Perusahaan keamanan siber terkemuka, Kaspersky, mengeluarkan peringatan terkait risiko keamanan yang mengintai pengguna WiFi publik.

Menurut laporan terbaru mereka, jaringan WiFi publik sering menjadi sasaran empuk bagi para penjahat siber untuk melancarkan aksi peretasan data pribadi.

"Penjahat siber kerap memanfaatkan WiFi publik untuk menyusup dan mencuri informasi sensitif pengguna," ujar Dmitry Bestuzhev, Direktur Tim Penelitian dan Analisis Global Kaspersky, dalam keterangan resminya melalui akun X (Twitter).

Modus yang sering digunakan termasuk pembuatan jaringan WiFi palsu dengan nama yang mirip jaringan sah, serta penyusupan ke dalam jaringan yang sudah ada.

Taktik ini bertujuan untuk mengintervensi dan menyalahgunakan data pribadi pengguna, mulai dari kredensial media sosial hingga informasi perbankan.

Untuk mengantisipasi ancaman ini, Kaspersky menyarankan beberapa langkah preventif:
1.    Menghindari transaksi sensitif saat terhubung ke WiFi publik
2.    Waspada terhadap halaman login yang mencurigakan
3.    Membatasi penggunaan WiFi publik hanya saat diperlukan
4.    Memverifikasi keaslian jaringan dengan staf fasilitas
5.    Menggunakan Virtual Private Network (VPN)

"Penggunaan VPN yang andal dapat secara signifikan meningkatkan keamanan dan privasi pengguna saat mengakses WiFi publik," tambah Bestuzhev.

VPN tidak hanya mengenkripsi data, tetapi juga melindungi dari berbagai risiko siber seperti phishing dan spoofing DNS.

Kaspersky menekankan bahwa VPN dapat digunakan terus-menerus tanpa mengorbankan kecepatan internet secara signifikan.

Sementara itu, beberapa VPN terpercaya yang direkomendasikan untuk pengguna di Indonesia termasuk NordVPN, Surfshark, ExpressVPN, CyberGhost, dan VyprVPN.

Masing-masing menawarkan fitur keamanan yang komprehensif dan jaringan server yang luas.

Dengan meningkatnya ancaman siber, penggunaan VPN kini menjadi langkah crucial dalam menjaga keamanan digital, terutama saat mengakses WiFi publik. (*)

Editor : Amin Fauzie
#wifi publik #Mencuri Data #siber