Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sejumlah Hacker Bocorkan Data Pribadi Gibran, Menkominfo Budi Arie Setiadi, hingga Presiden Jokowi

Andika Julia Perdana Putra • Kamis, 19 September 2024 | 19:49 WIB
Ilustrasi hacker
Ilustrasi hacker

RADARTUBAN - Sejumlah hacker kembali beraksi dengan membocorkan data milik pejabat pemerintah mulai dari Budi Ari Setiadi hingga presiden Jokowi.

Hacker kembali beraksi meretas sejumlah data yang membuat geger publik.

Kali ini hacker Bjorka membocorkan jutaan data milik direktorat jenderal pajak dari kementerian keuangan.

Diketahui sekitar 6 juta data yang berisi nomor pokok wajib pajak, NIK, email, telepon, alamat, dan tanggal lahir dijual di Brech Forums.

"Seorang anggota forum pembobolan mengklaim telah membocorkan data dari Direktorat Jenderal Pajak, otoritas pajak resmi Indonesia.

Data yang bocor tersebut dilaporkan berisi informasi pribadi seperti nama, NIK (Nomor Induk Kependudukan), NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), alamat, email, nomor telepon, dan tanggal lahir. NB: Keaslian klaim ini belum diverifikasi," tulis FalconFeeds io di X.

Data-data penting tersebut dijual oleh hacker seharga 10 ribu Dollar AS atau sekitar Rp 153 juta.

Hal mengejutkan lainnya adalah dari 6 juta data tersebut tersemat data milik Jokowi, Gibran, dan beberapa pejabat lainnya.

"Dalam sampel ini kamu akan mendapatkan informasi pribadi tentang presiden Indonesia dan putra-putranya yang bodoh, selain itu ada juga data tentang Menteri Keuangan dan menteri lainnya yang tidak berguna," tulis Bjorka dalam situs gelap tersebut.

Bjorka bukan satu-satunya hacker yang telah membocorkan serangkaian data milik pejabat.

Sebelumnya Anonymous dan Anonghost Indonesia telah membocorkan data milik menteri komunikasi dan informasi Budi Ari Setiadi dan menyebarkannya di platform X.

Data yang dibocorkan tersebut mencakup alamat, tanggal lahir, nomor telepon, email NIK, NPWP, pendidikan dan karir.

Pembocoran data tersebut sebagai bentuk protes terhadap Budi Ari Setiadi yang dinilai membungkam kritik publik.

Pada postingan tersebut anonymous Indonesia turut mengunggah foto Budi Ari Setiadi yang diduga bersama tentara Israel serta mendesak untuk mundur dari jabatannya.

"Anda telah menutupi kebenaran terkait konflik akun Fufufafa dan berusaha membungkam suara yang mengkritik Anda. Kami juga tahu tentang keterlibatan Anda dengan situs perjudian online dan foto Anda dengan tentara Israel di Facebook," cuit Anonymous dalam postingan di X.

Hingga saat ini baik Kemenkeu maupun Kominfo belum memberikan tanggapan apapun terkait insiden yang terjadi. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#jutaan data #budi arie setiadi #menkominfo #hacker #Kementerian Keuangan