Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ancaman Adware Kaleidoscope Serang Android: Cek Daftar Aplikasi Berbahaya Ini dan Hapus Segera!

Bihan Mokodompit • Selasa, 13 Mei 2025 | 17:15 WIB
Adware kaleidoscope mengancam android.
Adware kaleidoscope mengancam android.

RADARTUBAN - Pengguna Android kembali dihadapkan pada ancaman siber serius melalui serangan adware yang dikenal dengan nama Kaleidoscope.

Serangan ini menyebar melalui aplikasi yang tampak sah, namun ternyata menyembunyikan adware yang menampilkan iklan secara agresif.

Kaleidoscope kini menjadi perhatian karena tingkat penyebarannya yang cepat dan dampaknya yang mengganggu pada perangkat pengguna.

Menurut laporan dari IAS Threat Labs yang dikutip Phone Arena pada Selasa (13/5/2025), serangan adware Kaleidoscope menyasar aplikasi di Play Store dan juga toko aplikasi pihak ketiga.

Serangan ini menyebar melalui versi aplikasi duplikat yang telah dimodifikasi dengan adware. Biasanya, pengguna diarahkan untuk mengunduh versi tersebut lewat pesan singkat atau tautan yang disebar di media sosial.

“Setiap bulan ada sekitar 2,5 juta perangkat baru terinfeksi program jahat ini,” demikian isi laporan IAS Threat Labs.

India menjadi negara dengan tingkat infeksi tertinggi, diikuti oleh Indonesia, Filipina, dan Brazil.

Fenomena ini menegaskan pentingnya verifikasi sebelum mengunduh aplikasi, bahkan dari toko resmi.

Adware Kaleidoscope bekerja dengan menampilkan iklan layar penuh secara otomatis setelah aplikasi jahat diinstal.

Pengguna tak perlu mengetuk apa pun, karena iklan langsung muncul begitu saja.

Selain mengganggu pengalaman penggunaan, iklan tersebut juga menyebabkan konsumsi baterai meningkat, membuat ponsel cepat panas, dan memperlambat performa perangkat.

Yang lebih mengkhawatirkan, Kaleidoscope terus bermutasi untuk menghindari deteksi dari sistem keamanan.

Hal ini menjadi tantangan besar bagi para pengembang dan penyedia platform, termasuk Google.

Google sendiri telah menghapus beberapa aplikasi yang terdeteksi mengandung adware ini dari Play Store dan menyatakan komitmennya untuk terus melindungi pengguna dari versi Kaleidoscope yang telah diketahui.

Salah satu persoalan yang memperparah situasi adalah lemahnya pengawasan dari jaringan pengiklan.

Banyak penyedia iklan digital yang tidak terlalu selektif dalam memeriksa kualitas aplikasi tempat iklan mereka ditampilkan.

Akibatnya, iklan mereka muncul di aplikasi jahat tanpa sepengetahuan pihak pengiklan.

Faktor ini membuat sistem distribusi iklan digital menjadi lebih rentan dieksploitasi oleh pihak tidak bertanggung jawab. 

Untuk menghindari ancaman adware Kaleidoscope, pengguna Android disarankan segera mengecek daftar aplikasi berikut yang terindikasi mengandung adware.

Bila aplikasi di bawah ini ditemukan di perangkat Anda, terutama jika diunduh dari luar Play Store, sebaiknya langsung dihapus:

• Chemistry.chemistry.chemistry

• Com.carromboard.friends.game

• Com.herocraft.game.dragon_and_dracula.free

• Com.shake.luxury.prado.car.parking.simulator

• Com.zddapps.beautytips

• Com.zombiehunter.offline.games.fps.shooter
(dan puluhan lainnya; lihat daftar lengkap di laporan IAS Threat Labs)

Perlu dicatat bahwa ancaman adware Kaleidoscope tidak hanya berdampak pada keamanan, tetapi juga kenyamanan dan performa penggunaan ponsel sehari-hari.

Untuk melindungi perangkat dari adware Kaleidoscope, berikut beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan:

• Selalu unduh aplikasi dari toko resmi seperti Google Play Store.

• Hindari mengklik tautan unduhan dari sumber tidak dikenal.

• Periksa ulasan dan izin aplikasi sebelum menginstal.

• Gunakan aplikasi keamanan terpercaya yang dapat mendeteksi ancaman adware.

• Rutin periksa dan hapus aplikasi yang tidak dikenali atau jarang digunakan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#aplikasi #ancaman #serangan #adware #Phone #Kaleidoscope