Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Akun Bisa Hilang! Pemain Call of Duty Diminta Verifikasi Usia Sebelum 10 November

Andika Julia Perdana Putra • Senin, 21 Juli 2025 | 04:05 WIB
Activision kini mengharuskan pemain untuk memasukkan usia saat akan memainkan game Call of Duty.
Activision kini mengharuskan pemain untuk memasukkan usia saat akan memainkan game Call of Duty.

RADARTUBAN - Game aksi tembak menembak yang paling populer, Call of Duty kini mengharuskan pemain untuk memasukkan tanggal lahir mereka saat akan masuk ke dalam game.

Langkah ini sengaja dilakukan Activision sebagai bagian dari kebijakan baru perusahaan yang menekankan pentingnya verifikasi usia pemain.

Meskipun terkesan dadakan, permintaan untuk memasukkan usia pemain dapat dipahami.

Pasalnya seri game Call of Duty masuk ke dalam rating dewasa di Amerika Serikat berdasarkan klasifikasi dari ESRB.

Hal ini merujuk kedalam konten di dalam gamenya yang mencakup kekerasan, darah, bahasa kasar, tema dewasa, dan bahkan pengguna zat adiktif dan obat-obatan terlarang.

Beberapa game seperti Call of Duty: Black Ops 6 dan Warzone bahkan menghadirkan karakter yang identik dengan budaya ganja seperti Snoop Dog, Cheech dan Chong, serra Seth Rogen.

"Sesuai dengan upaya kami untuk memberikan pengalaman komunitas yang positif sebagaimana dijelaskan dalam Kode Etik Call of Duty, para pemain Activision diminta untuk memberikan informasi terbaru ke akun mereka," ujar Activision dikutip dari GameSpot.

Kendati Activision tidak menjelaskan secara gamblang alasan penerapan aturan baru ini, tetapi banyak pemain menduga langkah ini dilakukan demi memenuhi kewajiban hukum terkait perlindungan anak dan privasi data yang berlaku.

Sedangkan untuk pemain yang masih dibawah umur, Activision mewajibkan mereka untuk mendapatkan ijin dari orang tua agar bisa bermain Call of Duty.

Jika kemudian Activision menemukan batas usia dibawah minimal yang belum mendapatkan ijin orang tua, maka akan muncul jendela dialog dengan petunjuk lanjutkan yang dapat diikuti oleh pemain guna dapat terus memainkan game tersebut.

Jika pemain tidak memberikan tanggal lahir hingga batas waktu pada 10 November mendatang, maka secara otomatis Activision akan menghapus permanen akun game pemain.

Tetapi anehnya, terdapat laporan bahwa Activision tidak mewajibkan bukti identitas resmi. Artinya, pemain bisa saja memasukkan tanggal lahir palsu demi bisa terus mainkan Call of. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Game #kebijakan baru #verifikasi usia pemain #Amerika Serikat #call of duty #Activision