RADARTUBAN - Perusahaan teknologi dunia, Google dan Microsoft kini tengah berlomba-lomba untuk memberikan diskon fantastis harga layanan mereka ke pemerintah Amerika Serikat.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya AS dalam menghemat pengeluaran belanja negara melalui program bernama OneGov.
Dalam laporan The Times of India, Microsoft baru-baru ini menyepakati diskon besar untuk layanan cloud mereka kepada Administrasi Layanan Umum AS (GSA).
Diskon yang diberikan oleh Microsoft diperkirakan akan menghemat anggaran pemerintah hingga 3,1 miliar dollar AS dalam satu tahun, atau mencapai 6 miliar dollar AS selama tiga tahun kedepan.
Selain itu, diskon ini akan mencakup berbagai layanan Microsoft lain seperti Office, Cloud Azure, aplikasi bisnis Dynamics 365, serta perangkat lunak keamanan siber.
Microsoft juga akan menawarkan AI canggih mereka yakni Microsoft 365 Copilot secara gratis selama 12 bulan bagi pengguna Microsoft G5 yang sudah ada.
Tujuannya jelas, Microsoft ingin lembaga-lembaga pemerintah AS mengadopsi teknologi AI dengan lebih cepat dan aman demi meningkatkan efisiensi operasional serta mempercepat inovasi birokrasi.
Selain Microsoft, Google juga tidak mau ketinggalan. Perusahaan pemilik Android tersebut dikabarkan hampir menyelesaikan kesepakatan serupa dengan GSA.
Diperkirakan diskon yang di tawarkan Google terbilang besar mengikuti jejak dari Microsoft.
Fenomena penawaran diskon dari perusahaan teknologi untuk pemerintah AS bukanlah hal baru.
Sebelumnya, perusahaan lain seperti Adobe, Amazon, Oracle, dan Salesforce telah memberikan diskon serupa ke pemerintah AS.
Kita ambil contoh Oracle yang telah memangkas harga hingga 75 persen untuk perangkat lunak dan diskon besar untuk layanan cloudnya ke pemerintah AS.
Program OneGov digagas oleh Donald Trump setelah menjabat kembali pada awal tahun ini.
Program ini bertujuan untuk mendapatkan harga layanan yang lebih rendah dari harga aslinya demi memangkas anggaran negara.
Secara keseluruhan, pemerintah AS telah mengeluarkan 20 miliar dollar AS per tahun untuk menggunakan layanan cloud.
Tetapi dengan adanya program OneGov, diharapkan pemerintah AS akan menekan pengeluaran hingga miliaran dollar dan memaksimalkan penggunaan teknologi canggih untuk kepentingan publik. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni