Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

SK hynix Gandeng Nvidia Kembangkan SSD Khusus AI, Klaim Performa 10 Kali Lebih Kencang

Andika Julia Perdana Putra • Selasa, 23 Desember 2025 | 17:10 WIB
SK hynix resmi gandeng Nvidia untuk kembangkan SSD jenis baru.
SK hynix resmi gandeng Nvidia untuk kembangkan SSD jenis baru.

RADARTUBAN - Salah satu produsen memori asal Korea Selatan, SK hynix resmi mempererat kerja samanya dengan vendor chip, Nvidia.

Kali ini, kolaborasi keduanya tidak lagi berfokus pada memori bandwidth tinggi atau HBM, melainkan pada pengembangan SSD yang dirancang khusus untuk kebutuhan AI.

Dalam sebuah konferensi, Wakil Presiden SK hynix, Kim Cheon-seong mengatakan bahwa perusahaan tengah mengembangkan SSD generasi baru yang diklaim mampu menghadirkan peningkatan kinerja hingga sepuluh kali lipat.

SK hynix menyebut proyek ini masih berada di tahap proof-of-concept dengan target prototipe SSD ini akan rampung sebelum akhir tahun 2026.

Menariknya, SSD ini kembangkan dengan dua nama kode berbeda, yakni Storage Next di sisi Nvidia, dan AI-NP (AI NAND Performance) oleh SK hynix.

Kendati begitu, keduanya berambisi untuk pencapaian performa 100 juta operasi I/O per detik.

Angka tersebut jauh melampaui SSD konvensional yang beredar di pasaran saat ini.

Pengembangan SSD jenis baru ini dilakukan untuk menjawab masalah klasik dalam infrastruktur AI modern, yakni kecepatan akses data.

Model AI berskala besar kini membutuhkan lalulintas data secara terus menerus, sedangkan jenis memori seperti DRAM dan HBM dinilai tidak efisien jika digunakan dalam skala tersebut.

Melalui pendekatan berbasis NAND flash dan pengontrol AI khusus, SSD ini diproyeksikan untuk mendukung ekosistem AI yang lebih handal.

Hanya saja, langkah ini berpotensi memincu permintaan NAND yang semakin melonjak karena Cloud dan AI. Hal ini dikhawatirkan akan menjadi krisis rantai pasok seperti hanya DRAM yang belakangan ini terjadi.

Tetapi jika berhasil, inovasi ini bisa mengubah peran penyimpanan flash dari sekadar media simpan menjadi komponen aktif dalam komputasi AI generasi berikutnya. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#AI #nvidia #klasik #proyek #SSD