Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dinilai Menyesatkan, Ringkasan AI Google Tak Lagi Tampil di Pencarian Kesehatan

Andika Julia Perdana Putra • Rabu, 14 Januari 2026 | 07:30 WIB
Google mulai hapus fitur ringkasan AI setelah menghasilkan informasi yang menyesatkan.
Google mulai hapus fitur ringkasan AI setelah menghasilkan informasi yang menyesatkan.

RADARTUBAN - Google dilaporkan mulai menghapus fitur Ikhtisar berbasis AI dari sejumlah hasil pencarian yang berkaitan dengan kesehatan.

Langkah ini diambil setelah investigasi yang dilakukan oleh The Guardian mengungkap bahwa ringkasan AI tersebut kerap menampilkan informasi yang menyesatkan, bahkan berpotensi membahayakan pengguna.

Dalam laporannya, The Guardians mengatakan setiap pengguna menanyakan kisaran normal pada tes fungsi hati, Ikhtisar AI Google akan menampilkan angka umum tanpa mempertimbangkan aspek usia, jenis kelamin, etnis, atau kondisi medis tertentu.

Hal ini menyebabkan seseorang bisa mengira hasil tesnya normal, padahal sebenarnya tidak.

Setelah temuan tersebut dipublikasikan, Ikhtisar AI untuk pertanyaan kesehatan seperti tes darah hati dan tes fungsi hati kini tidak lagi muncul.

Hanya saja, dengan menggunakan variasi kata kunci tertentu, Ikhtisar AI masih tetap muncul meskipun intensitasnya berkurang.

Juru bicara Google menyatakan perusahaan menolak mengomentari penghapus fitur ini ke The Guardians.

Meski begitu, Google mengklaim pihaknya terus melakukan perbaikan secara menyeluruh, terutama pada topik sensitif seperti kesehatan.

Dokter dari tim internal Google juga disebut telah meninjau kasus ini dan menemukan banyak informasi yang tidak akurat meskipun bersumber dari situs yanh berkualitas.

Kontroversi ini bukan yang pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, Ikhtisar AI Google juga pernah mendapatkan sorotan tajam karena memberikan saran medis yang keliru.

Direktur komunikasi British Liver Trust, Vanessa Hebditch, menilai penghapusan ini sebagai kabar baik.

Namun dia tetap mengingatkan bahwa masalah utama terletak pada penggunaan Ikhtisar AI untuk topik kesehatan secara keseluruhan.

Kasus ini kembali menegaskan tantangan besar penggunaan AI dalam ranah medis, di mana kesalahan informasi dapat berdampak serius bagi keselamatan publik. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#AI #kesehatan #AI Google #google #The Guardian