RADARTUBAN - Salah satu platform distribusi game PC yang paling populer, Steam, baru saja mencatat tonggak penting.
Di mana pada Januari 2026 ini, platform tersebut berhasil menembus lebih dari 42 juta pengguna aktif secara bersamaan.
Angka ini menjadi rekor tertinggi sepanjang masa, melampaui rekor sebelumnya pada bulan Oktober 2025 lalu.
Lonjakan pengguna ini pada mulanya telah terlihat sejak pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu.
Sebelum pandemi, Steam hanya tumbuh sekitar 3,4 persen pertahun. Tetapi masa lockdown mendorong lonjakan drastis hingga lebih dari 30 persen.
Setelah Covid-19 berakhir, pertumbuhan pengguna di Steam melambat, meskipun tetap menunjukkan peningkatan yang stabil setiap tahunnya.
Data juga menunjukkan rata-rata pengguna bersamaan di Steam kini lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan pada tahun 2020.
Lonjakan ini menunjukkan bahwa game PC semakin diterima oleh pasar arus utama, bukan lagi hanya menjadi hobi di segmen tertentu.
Lonjakan pengguna juga jelas berpengaruh terhadap bisnis di Steam. Pada bulan Desember lalu, disebut menjadi salah satu periode tersukses Steam berkat rilisan game populer seperti Arc Riders dan Peak.
Dari sisi penjualan, Steam juga terus mengalami peningkatan meskipun harus bersaing dengan platform lain yang menawarkan diskon besar serta game gratis setiap minggunya.
Selain itu, terdapat faktor penting lain seperti kehadiran Steam Deck. Perangkat PC portabel ini menjadi gerbang pembuka menuju pengalaman bermain game yang lebih praktis.
Bahkan bagi banyak pemain casual, Steam Deck menjadi konsol pertama mereka untuk menjelajahi ekosistem game PC.
Dengan eksistensi yang semakin matang dan basis pengguna yang besar, Steam sepertinya masih akan mendominasi pasar game PC dalam waktu yang lama. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni